100 Pemilik IKM Terima Bantuan Peralatan

0
76

BANDA ACEH |LA -Sebanyak 100 Pemilik Indusri Kecil Menengah (IKM) di Kota Banda Aceh menerima bantuan peralatan dari Pemerintah Kota. Bantuan peralatan ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Wali kota Banda Aceh Drs H Zainal Arifin di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh di Gampong Lamjabat, Selasa (21/11/2017).

100 orang pemilik Indusri Kecil Menengah (IKM) yang menerima bantuan ini berasal dari beberapa gampong diantaranya untuk bantuan peralatan pembuatan kue sebanyak 55 orang dari Gampong Ceurih, 18 orang dari Gampong Pango Raya, 40 orang dari Gampong Doi dan 8 orang dari Gampong Jeulingke. Selain itu Pemko Banda Aceh juga menyerahkan bantun berupa 2 buah mesin jahit serba guna dan satu buah mesin untuk memeras santan.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Drs. H. Zainal Arifin dalam sambutannya menyampaikan harapan yang besar agar bantuan yang diterima dapat dimaksimalkan dan juga mampu menambah nilai produksi nantinya.

“Kami juga berharap dari hasil bantuan mesin/ peralatan ini nantinya mudah-mudahan pelaku industri kecil dan perajin yang menerima bantuan ini bisa berkembang dan produk yang dihasilkan bisa lebih berkualitas, yang tujuan akhirnya dapat menampung tenaga kerja di sekitar lingkungannya untuk menambah pendapatan keluarga,” kata pria yang akrab disapa Keuchik Zainal ini.

Zainal menambahkan, Dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja, maka Industri rumah tangga (Home Industry) menjadi perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh, karena Kota Banda Aceh merupakan salah satu kota perdagangan dan jasa selain sebagai pusat pemerintahan.

Dikatakannya, Berbagai upaya, bantuan dan stimulan diberikan, namun disadari bahwa belum semua bantuan yang diberikan mampu memajukan seluruh Industri Kecil dalam Kota Banda Aceh.

“Namun secara bertahap, kami akan terus mengupayakannya baik dari dana APBD Kota Banda Aceh maupun dana APBA dan APBN, sehingga dengan demikian diharapkan usaha yang dijalankan akan meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya,” imbuh wakil wali kota.

Zainal juga menyebutkan bahwa untuk berkembangnya sebuah kota, terlebih-lebih Kota Banda Aceh yang posisinya ditepi pantai maka disamping industri kecil rumah tangga juga akan dikembangkan industri-industri pengolahan ikan dan hasil laut, kerajinan perak dan lain sebagainya.

Sementara itu ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadillah, S.I.Kom, MM dalam sambutannya mengatakan DPR Kota Banda Aceh akan selalu mendukung setiap upaya peningkatan kesejahteraan masayarakat dalam langkah pengurangan angka pengangguran di Kota Banda Aceh.

 

BAGIKAN

KOMENTAR