17 Paket Proyek di Dinas Pengairan Aceh Berpotensi Korupsi

0
243

LIPUTANACEH.COM | BANDA ACEH | Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), Askhalani, mengatakan sebanyak 17 paket kegiatan proyek yang dikelola Dinas Pengairan Provinsi Aceh diduga berpotensi. Dugaan korupsi diduga senilai Rp224 miliar.

“Keseluruhan proyek tersebut dikelola oleh Dinas Pengairan Aceh dan dilakukan dengan proses penunjukan langsung,” kata Koordinator GeRAK Askhalani, Kamis (06/08/2015).

Askhalani mendesak aparat hukum, baik kepolisian dan kejaksaan untuk segera melakukan penyidikan dan memproses kasus yang diduga berpotensi tindak pidana korupsi.

“Selain itu bedasarkan temuan BPK tahun 2014 ditemukan banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

GeRAK Aceh juga menantang kepolisian dan kejaksaan untuk berani membuka kasus tersebut, karena cukup banyak proyek yang dilaksanakan oleh SKPA seperti Dinas pengairan Aceh yang sudah memenuhi unsur dan patut diduga terjadi korupsi secara sistemik dan terencana yang dapat merugikan keuangan Negara.

“Dari hasil Investigasi GeRAK Aceh, ditemukan beberapa temuan yang berpotensi dapat merugikan keuangan Aceh, dimana salah satu unsur yang patut diduga adalah tujuan utama dilakukan penunjukan langsung untuk menghindari proses pelelangan umum secara terbuka,” ujarnya.

Askhalani menjelaskan dilakukan penunjukan langsung untuk menghindari proses pelelangan umum secara terbuka dengan tujuan agar menutup penyedia barang dan jasa lainnya untuk bersaing dalam memperoleh paket pekerjaan yang direncana.

“Dan skenario ini dirancang dengan sangat tertutup serta tidak dibuka kepada publik sebagaimana amanah UU tentang pengadaan barang dan jasa,” katanya. [Jal]