170 Calon Petugas Haji Aceh Ikut Seleksi CAT Tahap II

0

Banda Aceh | Liputanaceh.com –Sebanyak 170 calon petugas haji Aceh tahun 2020 mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) tahap dua, tes tulis dan wawancara di tingkat provinsi yang berlangsung di aula Arafah Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Kamis (13/2).

Ujian CAT tahap 2 bagi calon petugas haji diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia. Hal itu sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama RI.

Sebelumnya, para peserta seleksi petugas haji ini telah mengikuti tahapan seleksi melalui ujian CAT tahap 1 di tingkat Kemenag kabupaten/kota masing-masing pada Selasa 4 Februari lalu.

Total dari 327 peserta yang mengikuti CAT tahap 1, hanya 172 orang yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti CAT tahap 2, ujian tulis dan wawancara di tingkat provinsi. Dari 172 orang yang berhak mengikuti ujian CAT tahap kedua, 2 di antaranya tidak hadir dan dinyatakan tidak lulus.

Para peserta seleksi mulai memasuki ruangan ujian sejak pukul 08.00 WIB. Ujian tahap 2 dimulai pukul 09.00 WIB. Peserta hanya diberikan waktu satu jam untuk menjawab 100 soal yang telah disediakan panitia melalui aplikasi CAT yang telah diinstal di android masing-masing.

Setelah ujian CAT, para peserta kemudian langsung mengikuti ujian tulis dan wawancara di lokasi yang sama. Ujian tahap kedua menjadi penentuan bagi seluruh peserta seleksi petugas haji untuk dikukuhkan sebagai petugas haji atau tidak.

Untuk tahun 2020, Aceh mendapatkan 30 jatah petugas haji dari Kemenag RI. Dengan rincian, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dibutuhkan sebanyak 11 petugas khusus laki-laki, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dibutuhkan 11 petugas (laki-laki) dan pernah haji.

Kemudian, untuk formasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dibutuhkan 8 petugas, untuk layanan ibadah, layanan umum (konsumsi, akomodasi, transportasi), dan pelayanan data dan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Ujian CAT tahap 2 dipantau langsung oleh perwakilan Itjen Kemenag RI Sutikno dan Muh Muntahim Balya H, serta perwakilan Dirjen PHU, Agus Mi’roji dan Rizal.

Pelaksanaan ujian tersebut dihadiri Plt Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Djulaidi MAg, Kepala Bagian Tata Usaha, H Saifuddin SE, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Samhudi SSi, Kabid Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Drs H Hamdan MA.

Plt Kakanwil mengatakan bahwa proses rekrutmen melalui CAT diberlakukan untuk mewujudkan seleksi yang selektif, transparan dan akuntabel.

“Selain itu, maksud seleksi ini adalah untuk mendapatkan petugas haji yang handal, professional serta memiliki komitmen, loyalitas dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan beberapa pesan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Prof Dr H Nizar MAg terkait dengan proses seleksi calon petugas haji Indonesia tahun 2020.

“Setiap peserta mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi petugas, dan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen ini untuk bersikap sportif, konsisten dan konsekuen serta mengedepankan asas profesionalitas,” sebutnya.[]