WALHI Aceh Mendesak Polisi Membongkar Kasus Illegal Logging

0

BANDA ACEH I LA– WALHI desak Polisi Untuk Bongkar kasus illegal Logging Aceh Tenggara
Wahana lingkungan hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas dugaan illegal logging di sekitar area pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lawe sikap, Aceh Tenggara yang berpotensi terjadinya banjir bandang.

Demikian disampaikan Muhammad Nur, S.H
Direktur WALHI Aceh dalam siaran tertulisnya kepada liputanaceh.com, Senin, 10 Juni 2019.

“Sudah semestinya aparat penegak hukum membongkar semua pelaku illegal logging. Namun hingga saat ini, sepertinya tidak ada upaya yang dilakukan oleh kepolisian, artinya illegal logging di kawasan Lawe Sikap masih marak terjadi,” lanjutnya.

Sementara itu terkait pernyataan anggota Komisi IV DPR RI, H. M Salim Fakhry yang meminta kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan illegal logging yang melibatkan pihak perusahaan dalih pembangunan PLTMH di Aceh Tengggara.

Catatan WALHI, selama 2018 hingga 2019, sudah tiga kali terjadi bencana banjir bandang di kawasan tersebut. Disinyalir, bencana tersebut terjadi akibat maraknya illegal logging.

Muhammad Nur menambahkan, Untuk itu penyelidikan terhadap perusahaan yang diduga telah melakukan illegal logging juga harus dilakukan. Ini untuk mencari tahu apakah benar perusahaan telah merambah hutan di dekat pembangunan listrik tersebut, atau tidak. Jika terbukti benar, WALHI meminta Pemerintah Aceh Tenggara untuk mencabut izinnya.

“Artinya kehadiran perusahaan pembangunan listrik tersebut tidak bermanfaat bagi masyarakat setempat, malah menjadi ancaman untuk lingkungan masyarakat setempat.” tutupnya.