50 Gajah Liar Rusak Puluhan Gubuk dan Kebun Petani

0
525

berita_197929_800x600_GAJAH

ACEH TIMUR – Puluhan gubuk milik petani dan ratusan hektar kebun sawit dan karet di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, rusak akibat 50 gajah liar masuk ke perkebunan itu.

Ketua Pemuda Desa Seumanah Jaya, Junaidi Ibrahim, menyebutkan, pada saat kejadian, sebagian besar warga telah meninggalkan areal perkebunan.

“Mereka pulang ke perkampungan. Banyak sekali gajah di areal kebun. Sebagian besar gubuk sudah rubuh dirusak gajah,” ujar Junaidi, Kamis (12/11/2015).

Dia mengatakan, konflik manusia dan gajah di kawasan itu sudah terjadi sejak tahun 2007. Puluhan gajah kerap masuk ke perkebunan warga dan merusak tanaman. Namun, sampai saat ini belum ada upaya serius dari pemerintah untuk menghalau gajah liar itu.

“Biasanya gajah itu datang dari areal kebun sawit milih PT Atakana lalu masuk ke perkebunan warga dan merusak seluruh tanaman yang dilaluinya. Kami harap, ini menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Junaidi membenarkan tim BKSDA Aceh dan polisi sedang mengautopsi bangkai gajah yang tewas di desa itu.

“Sebagain masyarakat juga turut menyaksikan autopsi bangkai gajah itu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seekor gajah betina mati diduga karena kesetrum listrik yang dipasang warga. Konflik gajah dan manusia terus terjadi di sejumlah daerah di Aceh. (kompas.com)

BAGIKAN

KOMENTAR