Abah Iswadi Laweung: ” Air Hujan Obat Segala Penyakit Lahir dan Bathin”

0
99

BIREUN I LA- Hujan yang terus mengguyur bumi saat ini baik di tempat kita atau lainnya hendaknya kita jangan mencaci tetapi jadikan air hujan sebagai obat.

” Banyak orang tidak mengetahui mamfaat dari air hujan,  disini kami akan sedikit menggulas kegunaaan maupun khasiat dari air hujan.  Hujan disebutkan dengan ragam penamaan dalam Alquran, seperti al-ma’ ath-thahur dan al-ma’ al-furat. Arti kata dari al-ma’ ath-thahur yaitu air yang suci dan bersih,” Kata Teungku Iswadi Arsyad salah seorang ulama muda yang akrab di sapa Abah Laweung itu dn juga sedikit banyak mengetahui ilmu hikmah kepada liputanaceh.com, jum’at, (1/12/2017).
Sang ulama muda itu mengatakan bahwa para ilmuwan menjelaskan air hujan adalah tetesan air hasil penyulingan yang dibuat oleh Allah SWT atau al-ma’ al-muqthir.
” Air hujan menjadi pembersih dan pembasmi kotoran terbaik yang mampu mensterilkan bumi yang tercemar. Proses jatuhnya air hujan pun cukup rumit. Bahkan, jika dibandingkan dengan penelitian ilmuwan mengenai air jernih, air yang paling baik untuk membersihkan adalah dari air hujan,” lanjut master komunikasi IAIN Lhokseumawe itu.
 
Sosok agamawan kelahiran Laweung, Pidie itu menambahkan air hujan bisa menjadi obat segala penyakit lahir dan batin. Ini sebagaimana di riwayatkan dari sayyidina Umar bin Khatb R.A telah bersabda rasulullah S.A.W tentang dahsyatnya kelebihan air hujan.
“ Air hujan menjadi obat lahir dan bathn ini sesuai dengan hadist nabi:”Barang siapa yang mengambil air hujan kemudian di bacakan pada air tersebut : Surat Al-Fatihah 70 kali , Ayat Kursy 70 kali, Al-Ikhlas 70 kali dan Al-Alaq 70 kali serta An-Nas 70 kali, maka dengan karamah doa dan air hujan ALLAH SWT akan mengangkat semua penyakit yang diderita,” papar guru senior dayah MUDI dengan membuka sedikit rahasia air hujan tersebut.
Terakhir beliau juga mengharapkan hendaknya air hujan itu di tampung dalam wadah langsung di langit terbuka sebagai obat yang mujarab terlebih air hujan malam jum’at.
” Namun juga itu harus disertai dengan rangkaian doa dan wirid lainnya,” tutupnya  dengan senyuman manis di hiasi jenggot sebagai simbol sunnah nabi.