Aceh Timur Proaktif Sukseskan HAI Ke 54 Tingkat Provinsi Aceh

0
Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Aceh Timur, Ridwan,S.Pd.MM. (foto/zul).

Aceh Timur | Liputanaceh.com – Sebanyak 11 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aceh Timur, hadiri pada acara puncak Hari Aksara Internasional (HAI) ke 54 yang di selenggarakan di Aceh Tamiang Rabu (23/10/2019).

Keberangkatan 11 PKBM Aceh Timur yang menghadiri acara puncak HAI di Aceh Tamiang,  di sampaikan oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Aceh Timur, Ridwan,S.Pd.MM kepada media liputanaceh.com.

“Kehadiran PKBM Aceh Timur, di samping mensukseskan acara puncak HAI,  juga untuk memberikan motivasi, komitmen serta perhatian khusus Pemerintah dalam memberantas buta aksara, serta untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan target capaian peningkatan indek prestasi pendidikan di Kabupaten Aceh Timur,” ujar Ridwan.

Lanjutnya, “Adapun PKBM yang diberangkatkan ke Aceh Tamiang yaitu PKBM Albaroqah, PKBM Annisa,  PKBM Cendekia,  PKBM Cerdas Mandiri,  PKBM Darul Aman Jaya,  PKBM Keluarga Mulia,  PKBM Nurussalam Jaya, PKBM Raverna Akademy,  PKBM Salsabila, PKBM Sepakat Jaya dan SPNF SKB Kabupaten Aceh Timur,” kata Ridwan menerangkan.

Ridwan juga menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan kepada seluruh Pengelola PKBM, PAUD dan LKP se Aceh Timur yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan penyelenggaraan Peringatan Hari Aksara Internasional ke 54 Tahun 2019 Tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Prestasi gemilang yang diperoleh melalui berbagai jenis lomba yang diselenggarakan oleh panitia penyelenggara tidak muncul secara instan, tetapi melalui sebuah proses perjuangan yang panjang dan melelahkan serta mendapat penghargaan dari pemerintah, dan ini merupakan wujud dukungan pemerintah kepada seluruh warga belajar yang mengikuti pendidikan pada jalur pendidikan Non Formal untuk terus berjuang meraih prestasi menuju masa depan cemerlang (Caroeng ),” katanya pada moment itu.

“Guna menuju masyarakat yang cerdas, terampil dan berbudaya serta memiliki keahlian vokasional sebagai bekal untuk menata dan meraih masa depan yang lebih baik, Pembelajaran Pendidikan Non Formal haruslah di rancang secara lebih terstruktur, terarah, sistimatis, fleksibel dan berkelanjutan, guna mempersiapkan warga belajar mandiri dalam bmenjawab tantangan yang dihadapi usai mengikuti pendidikan pada lembaga pendidikan Non Formal, untuk itu, hall yang paling penting ditumbuhkan adalah kemauan,” demikian tutup Ridwan.