AHWA di Tangan Rois Syuriah, Ketum PBNU: Semua Nahdliyin Harus Menghormati

0
221

LIPUTANACEH.COM | JOMBANG | Perdebatan yang menyebabkan kericuhan terkait sistem pemilihan Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui ahlul halli wal aqdli (AHWA) akhirnya bisa diredam KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Keputusan AHWA berada di tangan Rois Syuriah seluruh Indonesia. Ketua Umum PBNU pun menghormati keputusan dari para kiai.

“Saya serahkan mutlak kepada forum rois syuriah. Saya sebagai tanfidziyah tidak bisa intervensi memberikan masukan. Saya tidak berhak. Saya menghormati betul karena ini organisasi para ulama. Maka tanfidziyah dan seluruh warga nahdliyin mulai dari ranting sampai PBNU, harus taat ulama, harus menghormati rois syuriah,”kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj saat jumpa pers di Media Center Muktamar ke 33 di SMAN1 Jombang, Senin (3/8/2015).

Ia menceritakan, kegaduhan di muktamar disebabkan pro kontra penerapan sistem AHWA. Kegaduhan mengenai AHWA ini dapat diselesaikan setelah ada rapat gabungan antara para mutasyar sepepuh NU, rois syuriah wilayah dan PBNU serta beberapa kia sepuh non struktural dan kiai pesantren seperti KH Anwar Mansyur, Kiai Ma’dum dari Cirebon, Kiai Nawawi dari Sidogiri Pasuruan, Gus Da dari Ploso dan kia lainnya, di pendopo Kabupaten Jombang mulai pagi hingga siang hari.

“Keputusannya adalah akan ada forum rois rois syuriah cabang-cabang dan wilayah serta PBNU. Entah waktunya kapan, dimana, itu urusan rois syuriah bukan urusan saya,”ujarnya.

“Yang diharapkan hasil dari forum rois syuriah nanti, ada keputusan yang sangat menyejukkan, cool, damai, tentram. Bagaimana pemilihan rois aam berhasil dan bermartabat dengan menjaga akhlakul karimah menjaga akhlak yang mulia, menjaga kesantunan seperti muktamar lalu,” harapnya.

Ketika ditanya tentang kemungkinan forum rois syuriah ini menolak atau menerima sistem AHWA di muktamar ini, KH Said tetap menyerahkan sepenuhnya kepada rois syuriah tingkat cabang, wilayah dan PBNU.

“Ïtu hak otoritas beliau-beliau itu. Yang paling penting, rois syuriah se Indonesia berkumpul dalam satu forum bersama kiai sepuh yang non struktural. Dan insyaAllah kalau rois syuriah yang bermusyawarah, berunding, insyaAllah akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan menghindari kegaduhan seperti yang tadi malam,” tandasnya.

Sumber : detik.com

BAGIKAN

KOMENTAR