Akhirnya Fahmil Qur’an Pidie Lahirkan Sejarah Baru di Final MFQ Tahun Millenial MTQ Propinsi ke-34

0

PIDIE I LA- Regu Fahmil Qur’an Putra tuan rumah Pidie tampil dengan penuh totalitas dan penuh semangat menggelora serta “berjihad” mengerahkan segenap kemampuaannya di grand final MFQ tingkat Propinsi Ke-34 dengan meraih juara duayang berlangsung di Geudong Meusapat ureung Pidie Kabupaten Pidie, Kamis, (26/9/2019).

Walaupun meraih juara terbaik kedua sedangkan juara pertama dan ketiga rebut Aceh Besar dan Simeulue, tentunya perjuangan dan Keberhasilan “mujahidin” cucu Tgk Chirk Ditiro ini patut di apresiasi dan membanggakan

“Alhamdulillah, akhirnya perjuangan trio Fahmil Quran putra mampu mempersembahkan yang terbaik walaupun juara kedua dan mereka telah belajar dan berusaha semaksimal mungkin, Kami selaku pembimbing dan officia juga masyarakat Pidie sangat mengapresiasi keberhasilan mereka,” kata Tgk. Ahyar M. Gade, MA selaku pembimbing dan Offisial Fahmil Qur’an tuan rumah bersama Ustaz Nazarullah, M. Pd selepas meraih kemenangan tersebut kepada media ini.

Tgk. Ahyar yang juga alumni MUDI Samalanga ini menyebutkan persaingan perolehan nilai tuan rumah Pidie dengan Aceh Besar bersaing ketat sejak babak pemertaan hingga menjelang rebutan.

” Babak pra rebutan Aceh Besar menempati r regu A meraih nilai 1250, Pidie regu B mendapatkan nilai 1175, sedangkan regu C dan D yang berasal dari Simeulue dan Aceh Tenggara memperoleh nilai 775 dan 800,” lanjutnya.

Dosen IAIA Samalanga itu juga menambahkan persaingain berlanjut hingga babak rebutan juga persaingan yang tidak kalah serunya antara Pidie dan Aceh Besar, namun hasil akhir tetap milik Aceh Besar.

“Walaupun telah berusaha semaksinal mungkin dan selisihnya hampir berdekatan, namun anak-anak Pidie masih tetap bangga meraih juara dua dengan nilai terakhir 1275, Aceh Besar juara pertama mendapatkan nilai 1450, juara ketiga dan harapan satu diraih Simeulue (875) dan Aceh Tenggara (800),”sambungnya yang juga Ketua RTA Pidie.

Duet Pengasuh Fahmil Qur’an bertangan dingin Tgk. Ahyar M. Gade, MA bersama Ustaz Nazarullah,M.Pd saat bersama Offisial Kota Banda Aceh yang juga putra Pidie. (HAB/FB)

Berdasarkan catatan liputanaceh.com keberhasilan duet NAHAR (Ustaz Nazarullah dan Tgk. Ahyar) sosok bertangan dingin dan merupakan pasangan ideal yang kaya pengalaman dan pengetahuan terutama di bidang Fahmil terlebih keduanya insan MTQ abadi patut di apresiasi dan anjung jempol serta di abadikan dalam tinta sejarah, betapa tidak setelah lama berpuasa “Nabi Daud” alias tidak pernah meraih juara, tahun millenial 2019 kolaborasi senior-yunior NAHAR ini telah mampu mencetak sejarah baru Fahmil Quran Pidie sepanjang sejarah MTQ Propinsi dengan meraih juara kedua, terakhir Pidie masuk final Fahmil dan meraih juara harapan satu putra tahun 2003 pada MTQ di Singkil dan harapan satu putri di MTQ di Takengon (2009).