Aminullah : Banda Aceh Harus Jadi Pusat perekonomian .

0
81

Banda Aceh – Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Banda Aceh Nomor Urut 2,H. Aminullah Usman,SE,Ak, MM dan Drs.H. Zainal Arifin; bersama Tim Pemenangan, selasa (7/2/2017) kemaren dari pagi sampai malam bersilaturrahmi dengan masyarakat kota Banda Aceh.

Dalam pertemuan warga Gampong Jawa, Suka Ramai dan Ateuk Jawo diisi dengan tausyiah dari Ulama dan ramah tamah yang disambut meriah oleh warga Setempat.
Apa kata Aminullah dan Zainal jika terpilih Jadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh periode 2017-2022, simak penuturan keduanya dalam wawancara terpisah yang singkat dengan liputanaceh.com, usai pertemuan dengan masyarakat Gampong Suka Ramai, Selasa (7/2/2017) berikiut ini.

Wrt : Apa program Anda Kalau Terpilih pada Pilkada Nanti?

Amin : Kalau kita mau ekonomi Banda Aceh ini maju, hebat, berkembang, maka seluruh sektor ekonomi itu harus kita bangkitkan.

Wrt :: Caranya Bagaimana ?

Amin : Membangkitkan ekonomi warga kota, dimulai dari pasar, pedagang kaki lima, pedagang kecil asongan, industri rumah tangga, ekonomi kreatif, “Ini harus semua kita bangkitkan.
Disamping itu harus ada lebaga keuangan syari’ah, perbankkan dan lembaga-lembaga keuangan lain harus mendukung, Pemko sendiri harus punya dana refolfing untuk kita membantu dunia usaha in.
Kemudian potensi-potensi Banda Aceh ini harus kita lkembalikan menjadi pusat perekonomian Aceh.
Caranya adalah, kita majukan wisata Islami, kita majukan kebudayaan, Nah ini semua punya multi player effek , orang akan berdatangan ke sini.

Kita majukan disini agama, Mesjid Baiturrahman hebat, sektor wisata, wisata budaya ini luar biasa. Kemudian zikir kita hidupkan, seperti yang dihidupkan majelis zikir ribuan orang datang, semuanya itu akan terjadi perputaran ekonomi yang luar biasa.

BegItu caranya kita majukan Banda Aceh ini. Jadi Pemerinrah Kota harus mendukung ini semua. Agar ini bergerak lebih hebat lagi yang mengakibatkan orang bisa menikmati Banda Aceh sebagai wisata halal, akan datang orang dari berbagai negara, manca negara akan datang ke sini untuk kesini untuk berwisata Islami, wisata halal ,
sambil menikmati cagar budaya dan kebudayaan , dan bidang lainnya, bidang Agama, mereka bisa menikmati dalam bidang agama yang bisa menambah nilai dan riwayat wisata.

Wrt : Harapan anda kepada Warga Kota pada Hari “H” Pilkada ?

Pilihlah kami nomor dua, karena kami akan memberikan yang terbaik bagi rakyat kota Banda Aceh.
Pilihlah kami nomor dua, karena kami akan menegakkan syari’at Islam secara Kaffah.
Pilihlah kami nomor dua, karena kami akan menjalankan program pro rakyat a sampai z.
Pilihlah kami nomor dua, karena kami akan memajukan olahraga.
Pilihlah kami nomor dua karena kami akan memajukan, kebudayaan, akan memajukan pendidikan, bidang agama, akan memajukan kota hijau, menjadikan Banda Aceh kota hijau.

Zainal Arifin : Masyarakat Pesisir Diberdayakan

Wrt : Apa yang mendorong anda ikut Pilkada ?

Zainal :Yang pertama, pak Amin ( Aminullah Usman) dengan saya ( Zainal Arifin) maju mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh dalam rangka kebepihakan kami kepada masyarakat kota Banda Aceh.
APBK Banda Aceh yang sudah diatas satu triliyun itu bagaimana sebagiannya itu bisa dinikmati masyarakat kota Banda Aceh.

Kita tidak menutup mata untuk membuat kota yang megah yang dikenal di luar, yang wah, yang smart city, yang resident dan lain sebagainya yang hebat-hebat, tapi kita juga tidak boleh lupa dengan kesejahteraan masyarakat.

Wrt :Bagaimana langkah konkretnya mensejahterakan rakyat ?

Zainal : Saya dan pak Aminullah Usman, InsyaAllah, kami akan memprotapkan dulu kesejahteraan masyarakat.
Kita akan bagi tiga kegiatan, pertama meningkatkan kapasitas masyarakat, kedua meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang ke tiga bagaimana kita membuat dengan dua dasar ini, sehingga kota ini ( Banda Aceh) menjadi kota yang megah yang dikenal dunia. Jadi bukan daerah yang kropos. Kalau kropos itu diluarnya hebat , didalam tidak seindah di luar. Kalau kemiskinan semakin meningkat, itu Negara saja bisa devaluasi sosial.

Wrt : Masyarakat pesisir kurang diperhatikan pemerintah, apa pendapat anda ?

Zainal : Saya kan Wakil Walikota Banda Aceh, selama ini setelah saya masuk satu tahun, itu banyak keinginan-keinginan masyarakat pesisir bagaimana meningkatkan produksi mereka itu menjadi nilai tambah yang lumayan, tapi itu yang belum dipikirkan oleh pemerintah kota Banda Aceh dan kami insya Allah akan ambil bahagian di bidang itu.

Wrt : Bagaimana contohnya?

Zainal : Sekarang ini dari ikan murah begitu rupa hanya bisa dibikin ikan kayu (keumamah). kan begitu. Dari keumamah untuk kita produksi seperti ikan kaleng (sepeti Sardence) itu saja kita belum bias sampai sekarang ini. Maka kedepan akan kita tingkatkan dari keumamah itu menjadi makanan yang masak, menjadi makanan yang bias dipacking dan bisa tahan lama, bisa dipasarkan sampai ke luar negeri, Saudi Arabia, misalnya. Bisa mempunyai nilai tambah bagi nelayan kita sehingga bisa kita ekspor ke luar.

Wrt : Dalam Bidang Agama Apa Dilakukan ?

Zainal : Saya piker kalau bidang agama tidak perlu diragukan lagi. Karena di Banda Aceh itu melaksanakan Syari’at Islam itu hasil produk Qanun Propinsi . Sementara saya salah seorang anggota tim penyelesaian Qanun di Propinsi Aceh, sebab saya di dulu sya di DPR Aceh. Tapi yang jelas melaksanajan syari’at Islam di kota Banda Aceh bukan seperti memadamkan rumah terbakar. Kita akan memperkuat dulu fondasinya. Bagaimana fondasinya, masyarakat itu taat, bukan hanya rajin beribadat, tunduk dan patuh kepada agama, kami nanti akan lakukan training-trainimg kepada remaja, pemuda, kemudian dari training-training itu dilahirkan pengajian-pengajian dibimbing oleh tengku-tengku kita, ulama-ulama dayah.

Mohon ma’af, sekarang ini masyarakat kita dikasih uang sedikit bisa goyah agamanya, tapi dengan training itu mendidik orang-orang yang idealis.

Wrt : Apa Harapan Dalam Pilkada 15 Februari 2017 nanti ?

Zainal: Kita menghimbau kepada semua warga kota Banda Aceh memanfaatkan hak pilihnya, sehingga Pilkada ini berjalan sebagaimana yang diharapkan. Kepada m penyelenggara pemilu jujur dan adil, sehingga tidak terkotori demokrasi, karena pilihan rakyat itu adalah suara tuhan jangan sampai terkotori demokrasi di Banda Aceh.
Kemudian masyarakat dari fisi misi itu sudah bisa dilihat mana yang unggul. Kami terus terang saja membuat visi misi itu dari a sampai z, dari orang melahirkan sampai dengan orang meninggal. Untuk perubahan kota Banda Aceh Pilih Nomor 2 itu lebih bagus. (ks)

BAGIKAN

KOMENTAR