Aminullah sebut Sail Sabang ajang promosi Banda Aceh

0
15

SABANG |LA–Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman  mengajak warga Kota Banda Aceh untuk memanfaatkan ajang Sail Sabang 2017 sebagai ajang promosi Banda Aceh. Ia mengatakan ajang ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyakarat.

“Ada ribuan orang yang datang ke sini dari berbagai negara di dunia dan dari seluruh Indonesia. Maka, ini merupakan kesempatan baik untuk mempromosikan berbagai kerajinan masyakarat, kuliner, hingga objek wisata yang ada di kota pusaka ini,” ujar Aminullah saat mengunjungi stan Dekranasda Kota Banda Aceh setelah mengikuti pembukaan event internasional Sail Sabang 2017, Sabtu (2/12/2017) di Dermaga CT-3 Kota Sabang.

Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK).

Pelabuhan Ulee Lheue menjadi jalur masuk wisatawan untuk menuju ke event Sail Sabang 2017. Oleh karena itu Aminullah mengatakan ini merupakan kesempatan baik bagi masyarakat kota Banda Aceh untuk menjual dan mempromosikan potensi-potensi di kota ini.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Mari jual kelebihan Banda Aceh kepada dunia. Kota ini punya berbagai macam tempat wisata, cagar budaya, situs Tsunami, Masjid Raya Baiturrahman, dan banyak lainnya. Selain itu  Banda Aceh punya berbagai macam kuliner tradisional bercitarasa internasional seperti Kuah Beulangong, Timphan, Ayam Tangkap, dan Kopi Ulee Kareng,” jelasnya.

Selain itu ia mengajak pelaku usaha ekonomi kreatif untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dan pelayanan yang lebih baik. Ia  mengatakan Ajang Sail Sabang 2017 juga menjadi kesempatan untuk bersaing dengan dengan daerah-daerah lain.

Dalam kesempatan ini Aminullah juga mengajak wisatawan dari seluruh dunia untuk mengunjungi Banda Aceh. “Mari ke Banda Aceh, kami akan melayani sebaik-baiknya.”

Pembukaan Sail Sabang 2017 ini sempat diguyur hujan, namun tidak menghambat JK membuka event internasional ini. Dalam kesempatan ini JK mengatakan turisme merupakan penggerak ekonomi yang sangat besar. Oleh karena itu ia mengingatkan agar masyakarat mengubah cara pikir sesuai sesuai dengan teknologi dunia. Beberapa menteri turut menghadiri event internasional ini. Diantaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

 

BAGIKAN

KOMENTAR