Apdesi Aceh Selatan Pantau Langsung Penyaluran BLT DD, Keuchik Jambo Papeun, Meukek, Mohon Penambahan Kuota Penerima BST

0
Sekretaris Apdesi Aceh Selatan Syukran,S.Pd.I, saat memantau penyaluran BLT DD di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Meukek.

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Aceh Selatan memantau lansung Penyaluran BLT tahap 1 Desa Jambo Papeun, Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (03/06/2020).

Sekretaris Apdesi Aceh Selatan Syukran,S.Pd.I,  kepada pewarta media ini memaparkan bahwa penyaluran BLT di Desa Jambo Papeun, telah sesuai Aturan dan protekoler Kesehatan, yang juga dihadiri Muspika setempat.

Lebih lanjut Alumni UIN Ar Ranary  Banda Aceh ini mejelaskan Penerima BLT ini bukan Penerima PKH, BPNT, HIMBARA, BST, PNS, Pegawai Kontrak maupun orang kaya.

“Secara prosedural Apdesi Aceh Selatan, melihat pencairan BLT di Desa Jambo Papeun, Legal secara Hukum dan dapat dipertanggung jawabkan,” kata Syukran.

Menurut Syukran, selaku pengurus Apdesi Aceh Selatan, dirinya juga meminta keterangan dari masyarakat Jambo Papeun, salah satunya adalah bapak Yuliaman, beliau sangat berterimakasih yang sebesar besarnya untuk Pemdes Jambo Papeun atas penyaluran BLT ini, “Karena pada saat ekonomi seperti sekarang ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan seperti ini,” ujarnya.

Baca juga: DPC Apdesi Kab Aceh Selatan Minta Dinas Sosial Memperbaharui Data Penerima BST dan Pemerintah Desa Harus Jujur

Secara terpisah Geuchik Jambo Papeun Hadi Irani kepada media mengatakan pembagian BLT desa Jambo Papeun berjalan lancar dan tertib.

Beliau menambahkan bahwa KK keseluruhan Gampong Jambo papeun adalah, 494 KK,  penerima BLT DD berjumlah 142 KK, penerima BST dari Kemensos RI 46 KK, bantuan dari Himbara 11 KK, sisanya adalah penerima PKH, BPNT, PNS, orang kaya, perangkat desa, pegawai kontrak.

Pada kesempatan ini, Keuchik Hadi Irani, juga memohon kepada Kadisos Aceh Selatan untuk bisa menambah kuota penerima BST untuk tahap II,  yang diusulkan oleh Pemerintahan Gampong Jambo Papeun melalui pemerintahan Kecamatan Meukek dan sudah diverivikasi.

Sebab, lanjutnya Hadi Irani, berbanding lurus dengan jumlah penduduk tidak mampu, tapi hanya sedikit penerima BST. Sehingga beban Dana Desa sangat besar untuk membayar BLT KPM untuk warga tidak mampu terdampak covid. Bisa melebihi ambang batas sesuai ketentuan regulasi BLT Dana Desa.

“Sejauh ini sudah kita usulkan penambahan KPM BST ke Dinas Sosial Aceh Selatan,” katanya.

“Maka dari itu, sekali lagi, kami atas nama Pemerintahan Gampong Jambo Papeun Kec Meukek, memohon kepada Dinas Sosial Aceh Selatan agar menerima usulan kami melalui Pemerintahan Kecamatan Meukek untuk menambah kuota penerima BST tahap ke II, yang sudah diverifikasi, semoga hal itu dapat terealisasi,” demikian tutup Keuchik Jambo Papeun.