Bandara Malikussaleh Tutup Sementara Akibat Kabut Asap

0

173967_kabut-asap-di-bandara-udara-sultan-mahmud-badaruddin-ii--palembang_663_382

Lhokseumawe – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lhokseumawe, Muhammad Syifaul Fuad, menyebutkan kabut asap yang menyelimuti Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya disebabkan oleh munculnya beberapa titik api di wilayah Palembang, Jambi, serta Pekanbaru dan sebagian di Sumatera Utara.

Menurut Syifaul Fuad, dampak kabut tersebut hingga ke Lhokseumawe disebabkan pola angin dari arah tenggara menuju barat laut. Selain itu, kabut asap juga terjadi lantaran adanya beberapa titik api yang berasal dari kawasan Aceh Besar dan Aceh Jaya.

Syifaul Fuad juga mengatakan, untuk saat ini jarak pandang, khususnya di Lhokseumawe, mencapai 200 meter. “Itu amatan kita di sini. Dan untuk penerbangan, pihak otoritas bandara sudah mengambil sikap untuk hari ini, penerbangan dinyatakan tutup sementara,” kata Syifaul Fuad, Kamis, 3 September 2015.

BMKG memperkirakan kondisi kabut asap ini akan terus terjadi hingga 2-3 hari mendatang di seluruh wilayah Aceh. “Tapi di akhir September, kondisi ini diprediksi kembali normal dengan prakiraan datangnya hujan yang membuat kabut asap menghilang secara berangsur-angsur,” katanya

Hingga berita ini diturunkan, terlihat aktivitas di Bandara Malikussaleh lumpuh total. Adapun masyarakat di sebagian wilayah Lhokseumawe, Aceh Utara, dan sekitarnya mulai was-was karena kabut asap mulai mengganggu aktivitas mereka sehari-hari.