Beredar Video Pemukulan di Aceh Tengah, Ternyata Ini Penyebabnya

0

ACEH TENGAH | LA –  Video viral Pemukulan dilakukan setelah Upacara Bendera yang berlangsung pada  17 Agustus 2019 mendapat beragam respon. Kejadian ini terjadi di lapangan bola kaki Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah. Terlihat di dalam video Salah satu anggota Polisi Polres Aceh Tengah Kapolsubsektor Atu Lintang Ipda Feri, Marah-marah, Mmenampar dan menendang serta menyuruh push up Pelatih Paskibraka yaitu Bribtu Arami Anggota Pospol Atu Lintang dan anggota Koramil Atu Lintang.

Didalam video terlihat seluruh anggota Paskibra mulai tegang dan panik dan bahkan ada beberapa anggota Paskibra yang menangis atas insiden kejadian tersebut. Setelah marah, terlihat anggota TNI datang hanya beberapa detik terjadi baku hantam dengan anggota Polisi yang marah marah tersebut.

Peserta dan tamu undangan serta anggota Paskibra panik atas perkelahian itu, saat perkelahian berlangsung terdengar suara musik Keyboard dan nyanyian Ulang Tahun, situasi di lapangan upacara mulai berubah menjadi gembira dan haru.

Padahal, ini adalah kejutan utuk Camat Atu Lintang Hermansyah yang berulang tahun bertempatan pada 17 Agustus. Video yang sempat Viral ini juga banyak Mendapat respon Positif dan ada juga yang negatif.

Adapun orang merespons negatif adalah pengguna media sosial dan orang yang menonton video tersebut tidak utuh atau tidak lengkap hanya setengah saja.

Menanggapi video yang sempat viral Kapolres dan Dandim 0106 Aceh Tengah Minta Maaf karena video itu

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi,SH mebenarkan Video Kegiatan Frank (Mengerjain)  yang dilakukan Kapolsubsektor Atu Lintang dan Danramil setempat pada 17 Agustus 2019  pukul 11.00 wib setelah selesai Upacara Pengibaran Bendera di lapangan sepak bola kaki di kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah.

Sementara Camat Atu Lintang Hermansyah berulang tahun pada 17 Agustus 2019,  acaranya berlangsung dilapangan upacara bendera Atu Lintang. Semua itu adalah  ide Kapolsubsektor Atu Lintang dan Danramil setempat,  mengemas sebuah acara “mengerjain’ yang lebih dikenal dengan sebutan frank

Dalam video yang berdurasi 5 menit 35 detik itu, juga  ada hukuman push up . Kemudian terjadi perkelahian antara perwira polisi dengan pelatih Paskibraka dari  Anggota TNI.

Tak lama kemudian, muncul Camat Atu Lintang Hermansyah, yang diiringi nyanyian “ hari ini bertambah usia”, nyanyian ulang tahun. Mereka yang ada dilapangan semula terlihat tegang, semuanya berpelukan. Camat Atu Lintang memotong kue ulang tahun,terang Kapolres.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas kesan kekerasan dalam video ini. Semua itu hanya sekenario saja dalam merayakan hari ulang tahun. Dan harapan juga Himbauan kepada Masyarakat  Khususnya kepada pengguna Media Sosial baik, Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, dan Aplikasi media sosial. Jangan memotong atau mengedit video tersebut,” tutup Kapolres Hairajadi.

Disampaing itu juga saat Awak media mewawancarai  Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Infantri Hendry Widodo menghimbau dan mengajak kepada pengguna media agar menggunakan media sosial dengan Positif dan menghindari yang negatif.

“Mengedit video itu dari yang Aslinya (video Frank ulang tahun yang lengap-red) menjadi video negatif  bisa menjadi ranah Pidana,”tegas Dandim.

PENULIS : RAHMAD