BPKS Gelar Sertifikasi Pemandu Wisata

0

Visit_Banda_Aceh-500x350

SABANG – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) menggelar kegiatan sertifikasi pemandu wisata atau tour guide di Hotel Nagoya, Sabang. Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang pramu wisata yang terdaftar dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia atau HPI Sabang ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari sejak Rabu, 2 September 2015.

Kepala BPKS, Ir. Fauzi Husin mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mempersiapkan tenaga guide professional untuk mengimbangi perkembangan pariwisata internasional. Pasalnya di tengah persaingan global, Sabang butuh para pelaku wisata yang memiliki license seiring dengan penetapan daerah ini sebagai destinasi pariwisata dunia.

“Untuk mempersipakan tenaga professional, tentunya diawali dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pelaku pariwisata di Kota Sabang ini. Sehingga mereka siap menghadapi para wisatawan dan bagaimana dapat membuat nyaman wisatawan yang berlibur di Sabang ini,” kata Fauzi Husin, dalam siaran persnya kepada wartawan, Selasa, 1 September 2015.

Menurutnya peningkatan SDM para pramu wisata professional sangat diperlukan. Sehingga dalam kegiatan ini BPKS melibatkan dua oranng Asesor Lembaga Sertifikasi Pariwisata yang berasal dari Jogjakarta, untuk memberikan materi dan menguji pemandu wisata di Sabang dan Pulo Aceh.

Nantinya, kata dia, para pemandu dari Sabang dan Pulo Aceh akan dibekali berbagai materi sebelum diuji dan diberikan sertifikasi. Berbagai materi tersebut seperti cara bekerjasama dengan kolega dan wisatawan, pengetahuan dasar dan etika sebagai pramuwisata.

“Bagaimana memberikan pelayanan pada penjemputan (transfer-in) dan pengantaran wisatawan (transfer-out). Kemudian, mereka juga dibekali cara mengembangkan dan memelihara pengetahuan umum; menyiapkan dan menyajikan informasi wisata,” kata Fauzi.

Fauzi berharap para peserta mengikuti kegiatan ini secara serius dan maksimal sehingga dapat menjadi pemandu wisata yang professional.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Zulfi Purwati, S.Sos, sangat mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh BPKS ini. Dia menilai melalui kegiatan ini, BPKS menunjukan keseriusannya untuk membangun pariwisata di Kota Sabang.

“Kami merasa senang akan kerjasama antara Pemerintah Kota Sabang dan BPKS. Kalau tahun lalu kami (Pemko-red) melatih guide (pramu wisata-red) dan tahun ini BPKS membuat ujian sertifikasi. Ini patut kita berikan apresiasi dan kerjasama-kerjasama seperti ini harusnya lebih ditingkatkan lagi,” kata Kadisbudpar Kota Sabang, Zulfi Purwati.

Dia mengatakan dengan kegiatan ini, Sabang ke depan diharapkan memiliki para pramu wisata handal yang telah disertifikasi dan akan memberikan nilai positif, serta dapat bersaing dalam menghadapi arus masyarakat ekonomi Asia.

Pihaknya juga berharap BPKS dapat membuat kegiatan serupa lainnya di masa mendatang. Pelatihan yang dimaksud seperti guide diving dengan sertifikasi PADI dan SSI sehingga pelaku wisata khususnya bahari memiliki lisensi internasional.

“Ke depan persaingan akan lebih berat, karena itulah sudah saatnya kita lakukan peningkatan SDM,” ujar Zulfi.

Sementara itu, Ketua HPI Kota Sabang, Trisnani Murniawati, mengatakan nama-nama peserta yang ikut dalam sertifikasi tersebut adalah para pelaku pramuwisata di Kota Sabang yang sudah mengeluti bidang tour guide minimal 10 tahun. Mereka juga sudah mengikuti berbagai pelatihan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh HPI Aceh.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan para pramu wisata ini dapat menjadi tenaga professional dalam melayani para wisatawan yang berlibur di Sabang. Sebab, dari tangan-tangan merekalah dapat membuat para wisata ini nyaman,” katanya.