Buka Pelatihan Guru Kontrak Dayah, Ini Pesan Usamah  

0

BANDA ACEH |LA– Dinas Pendidikan Dayah Aceh menggelar acara Pelatihan dan Pembinaan Kompetisi bagi Guru Kontrak Dayah yang berlangsung dari tanggal 10-15 April di hotel Mekkah, Banda Aceh.

Rosti Maidar selaku ketua panitia acara menyampaikan bahwa pelatihan ini akan di ikuti oleh 194 orang Guru Kontrak Dayah yang dibagi dalam dua angkatan, angkatan pertama berjumlah 100 orang yang mengikuti acara dari tanggal 10-12 April dan angkatan kedua berjumlah 94 orang yang mengikuti acara dari tanggal 13 sampai 15 April, juga dilaksanakan di hotel yang sama yaitu hotel Mekkah.

Pemateri dalam pelatihan ini mengundang para narasumber yang berasal dari FKIP Unsyiah yaitu Dr Andi Ulfa Tenri Pada, M.Pd, Dra Erni Maidiyah, M.Pd, dan Dra Latifah Hanum, M.Si, sedangkan Pemateri dari Kalangan Dayah adalah Pimpinan Dayah Madani Al-Aziziyah Banda Aceh, Tgk Muhammad Hatta, Lc, M.Ed.

Acara pelatihan dan pembinaan kompetisi ini sebagai salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan Dayah, hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny S.Ag MM saat membuka acara.

Usamah menyampaikan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh sangat serius dan bersemangat melaksanakan pengembangan dan pembangunan di sektor Pendidikan Dayah. Seperti diketahui bersama bahwa pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta kepribadian yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Itu sebabnya, Usamah berpesan kepada Guru Kontrak yang mengajar di Dayah agar dapat memperbaharui komitmen, memperbaharui semangat, supaya lebih giat dan tekun lagi dalam proses belajar dan mengajar di Dayah. Menurutnya Guru butuh Konsentrasi penuh dan totalitas di tempat tugas masing-masing.

“Tugas menjadi guru itu berat, tanggung jawabnya sangat besar, oleh karena itu, jerih payah Guru Kontrak Dayah tak sanggup dibalas sampai kapanpun oleh Pemerintah Aceh, kontribusi dan jasanya sangat besar dalam mewujudkan Aceh Carong dan Aceh Meuadap,” ujar mantan Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh itu.

“Guru Kontrak Dayah adalah bagian dari kami, yang ditempatkan untuk membantu dayah, jika ada keluhan dan permasalahan agar dapat disampaikan kepada kami, kita akan carikan solusi bagi guru-guru sekalian, ini juga bagian dari penghargaan kami kepada guru yang sudah 10 tahun lamanya mengabdi di Dayah,” pinta Usamah.

Usamah menghimbau agar para Guru Kontrak Dayah peserta pelatihan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya momentum ini untuk menyerap materi dan informasi sehingga sekembalinya  ke dayah dapat mengembangkan ilmu yang didapat.

“Dengan harapan kinerja guru akan meningkat seiring cita-cita dan tujuan pendidikan,” tutup Usamah.[]