Bupati Kepulauan Seribu Ternyata Putra Gayo

0
348

BENER MERIAH | LA – Orang Nomor Satu di Kepulauan Seribu tiba di Tanoh Gayo langsung disambut oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bener Meriah Irmansyah, S.STP.

Suasana kekeluargaan tampak akrab keduanya, sapaan, percakapan dan senyum tawa menghiasi pertemuan keduanya Di Bandar Udara Reambele Bener Meriah, Kamis , 02 November 2017.

Salah seorang putra Gayo yang kini mendapat kepercayaan dari Pemerintah DKI untuk memimpin Kepulauan Seribu, sebagai bupati. Dia juga salah satu alumni IPDN Bandung 1989.

Dalam kepulanganya tersebut Bupati Kepulauan Seribu itu menitipkan harapan untuk Pemimpin Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Harapannya itu disampaikannya sesaat tiba dikampung halamannya (Tanoh Gayo-red) Kamis 2 November 2017 mengunakan pesawat Wings Air ATR72 dari Kulanamu, Sumatera Utara.

Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan oleh Kadis Kominfo Bener Meriah itu disambut dan dijawab dengan penuh senyuman, tampak tidak ada kecanggungan dimimik wajah keduanya.

Bincang-bincang keduanya tak terasa hampir delapan hingga 10 menit di depan pintu kedatangan Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, kendati perbincangan keduanya sempat terhenti karena beberapa pengunjung yang ingin mengabadikan dirinya bersama bupati Kepulauan Seribu itu.

Disamping Kadis Kominfo Bener Meriah dangan Bupati Pulau Seribu Selaku Putra Gayo berbincang untuk Bener Meriah lima tahun kedepan apa kira-kira harapan yang ingin abang sampaikan (Bupati Kepulauan Seribu), Dan berhubung beberapa minggu kedepan Kabupaten Aceh Tengah akan dipimpin oleh Drs. Shabella Abubakar dan Firdaus, apa kira-kira harapan yang abang ingin sampaikan juga.Kata Irmansya Kadis Kominfo Bener Meriah Kepada Bupati Kepulauan Seribu Tersebut.

Sebelumnya Bupati Kepulauan Seribu menjawab “Kedatangan saya ke Tanoh Gayo ini isnyahallah menjadi wali pernikahan keponakan saya, mungkin besok saya sudah kembali ke Jakarta,”Jelas Bupati Pulau Seribu.

“Dan utuk Kabupaten Bener Meriah ini Yang pasti Bener Meriah harus membuat perencanaan yang terintegrasi, tentunya dengan semua pihak yang ada, termasuk juga dengan pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Pusat, sehingga pembangunan di Kabupaten Bener Meriah ini bisa cepat dan menjadi efektif dan efesien, karena semua pihak merasa berkepentingan untuk membangun Bener Meriah, Intergrit planning (Perencanaan integritas-red) dan budget in controller (control anggaran-red) yang paling terpenting.

Bupati Kepulauan Seribu menambahkan “Sekali lagi, seperti yang saya sampaikan, harus bersama semua pihak membuat perancanaan, apa yang menjadi potensi yang paling besar. Salah satu yang penting betulnya sekarang ini adalah Indonesia secara keseluruhan, mungkin juga Bener Meriah dan Aceh Tengah yaitu menekankan kepada tourism dan ivestasi,

“Tapi dalam dunia investasi kita harus berhati-hati, karena investasi itu betul-betul orang-orang yang berkomitmen untuk membangun, jangan hanya investasi mereka untuk berkepentingan mengeksplorasi semua yang ada di kita ini Aceh Tengah dan Bener Meriah, “terus sudah” dibawa ketempat mereka semua, tanpa ada titik terang,” papar Bupati Pulau Seribu.

Sebelum meninggalkan Bandara Rembele, Bupati Kepulaan Seribu tersebut menitipkan beberapa pesan untuk pemimpin Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, berikut ini beberapa kutipan perbincangan Bupati Pulau Seribu dan Kadis Kominfo Kabupaten Bener Meriah, yang secara kebetulan memiliki nama yang sama, sama-sama bernama Irmansyah,sebut Bupati Pulau Seribu.

Demikianlah bincang-bincang yang terjadi di Bandara Rembele antara Bupati Kepuluan Seribu Drs. Irmansyah, M.Sc dan Irmansyah, S.STP Kadis Kominfo Kabupaten Bener Meriah itu.(Rel-RD).

BAGIKAN

KOMENTAR