Bupati Pidie Serahkan Alat Sinkronisasi Birahi dan Inseminasi Buatan

0

PIDIE | LA- Mengingat pentingnya pemenuhan akan kecukupan pangan khususnya daging sapi dan kerbau, Maka Pemerintah Kabupaten Pidie menjadikan pembangunan di sektor peternakan sebagai prioritas untuk peningkatan produktivitas ternak.

Pembangunan di sektor peternakan dapat menjadi acuan bagi pembangunan sektor-sektor lain sebagaimana tersebut dalam motto Pemerintah Kabupaten Pidie “Pang Ulee Buet Ibadat, Pang Ulee Hareukat Meugoe”.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pidie Roni Ahmad atau yang kerap disapa Abusyik dalam sambutannya pada acara Sinkronisasi Birahi dan Inseminasi buatan, upaya Khusus sapi indukan wajib Bunting atau di singkat dengan Upsus Siwab yang dipusatkan di Gampong Lhok Empeh Kemukiman Langga Kecamatan Sakti, Rabu 11 Oktober 2017.

Bupati menjelaskan, bahwa keberhasilan pembangunan pertanian dan pangan di Kabupaten Pidie secara keseluruhan tentunya tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan dari sektor tertentu saja, tetapi harus menyentuh semua sub-sektor yang ada di lingkup Pemkab Pidie, termasuk sektor peternakan.

“Kehadiran kita disini adalah dalam rangka ikhtiar membangun Kabupaten Pidie yang kita cintai ini, mudah-mudahan dengan persatuan dan kekompakan, kita akan mampu mewujudkan Pidie ke depan lebih Meusigrak,” cetus Bupati Pidie.

Bupati Pidie juga mengatakan bahwa untuk suksesnya pelaksanaan Sinkronisasi Birahi dan Inseminasi Buatan Upsus Siwab tersebut sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak .

“Diperlukan dukungan dari berbagai pihak terutama bagi peternak, para petugas Inseminator, serta pelaksana yang terlibat dalam Upsus Siwab agar targetnya bisa tercapai sesuai dengan yang sudah di tetapkan serta yang kita inginkan bersama,”tutup Bupati.

Dalam acara tersebut Bupati Pidie juga menyerahkan container serta straw (bibit) secara simbolis kepada para petugas inseminator Kabupaten Pidie.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir dari
Perwakilan Dirjen Peternakan RI, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Aceh drh. Zulya Zaini Yahya, M. Si. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Ir. Ainal Mardhiah. Para unsur Muspika Sakti, penerima manfaat sinkronisasi Bibirahi dan inseminasi buatan serta tokoh dan masyarakat setempat. ( TJ)

BAGIKAN

KOMENTAR