Camat Diminta Jadikan RPJMA Sebagai Pedoman Penyusunan Perencanaan

0
17
IST

BANDA ACEH |LA – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf diwakili Asisten Pembangunan dan Keistimewaan Aceh, Iskandar A Gani meminta para camat untuk manjadikan dokumen RPJMA 2017-2022 sebagai pedoman dalam penyusunan dokumen  perencanaan pembangunan daerah guna mewujudkan integrasi, sinkronisasi dan sinergisitas perencanaan pembangunan antar daerah, termasuk kecamatan.

Hal tersebut disampaikan Iskandar saat membuka Rapat Kerja Camat se-Aceh Tahun 2017 di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis (30/11/17).

“Dokumen RPJMA Tahun 2017-2022 adalah merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Pemerintah Aceh dalam melaksanakan pembangunan dengan jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan,” kata Iskandar.

Khusus untuk program unggulan Aceh Seujahtera, melalui JKA PLUS kata Iskandar, camat diharapkan untuk melakukan monitoring dan koordinasi lebih lanjut terhadap pembentukan dan aktifitas posko di unit pelayanan kesehatan yang ada dalam wilayah  masing-masing.

“Pastikan posko tersebut dapat memberikan layanan yang maksimal bagi pasien dan keluarganya, serta koordinasikan dengan Bupati/Walikota,” ujar Iskandar.

Iskandar juga menghimbau Pemerintah Kabupaten/ Kota agar dapat melakukan penilaian kecamatan yang selanjutnya dapat diberikan penghargaan dalam bentuk pembinaan kepada kecamatan. Demikian juga halnya untuk penilaian kecamatan terbaik se-Aceh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Iskandar juga menghimbau camat agar lebih intens melakukan pembinaan dan pengawasan pemerintahan gampong dalam mengelola dana desa sehingga tepat sasaran.

“Dalam pemberdayaan masyarakat gampong, membutuhkan dukungan kecamatan yang lebih intens, antara lain dalam hal sosialisasi, pembinaan, monitoring dan evaluasi , sehingga program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan secara akuntabilitas, transparan, efektif dan efesien,” kata Iskandar.

Pada kesempatan tersebut, Iskandar juga berharap kepada seluruh camat untuk mememberikan dukungan kelancaran tahapan Pemilu 2019, khususnya dalam pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Selain itu, Iskandar juga mengajak para camat untuk mendukung berbagai agenda nasional dan international yang akan dilaksanakan di Aceh seperti Sail Sabang, Aceh World Solidarity Cup.

“Para camat dapat  menyampaikan informasi dan ikut berpartisipasi dalam mendukung agenda tersebut,” ujar Iskandar.

 

BAGIKAN

KOMENTAR