Chandra Kirana PD Iskandar Muda Terima Penyuluhan Psikologi

0
58
Chandra Kirana PD Iskandar Muda Terima Penyuluhan Psikologi. Foto: Liputanaceh
Chandra Kirana PD Iskandar Muda Terima Penyuluhan Psikologi. Foto: Liputanaceh
Chandra Kirana PD Iskandar Muda Terima Penyuluhan Psikologi. Foto: Liputanaceh

Banda Aceh | LA – Sebanyak 227 Persit jajaran PD Iskandar Muda menerima Penyuluhan Psikologi dan konsultasi Psikologi dari Dinas Psikologi TNI AD di Gedung Balai Teuku Umar Makodam Iskandar Muda, Banda Aceh. Kamis 18 Mei 2017.

Hal tersebut dikatakan, Kabintaldam Kolonel Inf Sainul Alam mewakili Pangdam IM Mayjen TNI Moh. Fachrudin S.sos.

Dalam sambutan Pangdam IM yang dibacakan melalui Kabintaldam mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum bagi keluarga besar TNI dalam kebersamaan serta kekeluargaan untuk meningkatkan kualitas pengabdian sebagai persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dengan upaya mewujudkan keluarga prajurit yang sejahtera.

“Untuk itu saya berharap dalam menghadapi tugas-tugas kedepan, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) senantiasa mampu mencermati dan menyikapi perkembangan yang terjadi, sehingga kegiatannya relevan dan menyentuh kebutuhan yang paling hakiki bagi upaya peningkatan kualitas kehidupan keluarga prajurit yang sehat, bahagia dan sejahtera,” harap Pangdam.

Sesuai dengan lambang Persit KCK yang mempunyai arti yaitu, membatu tugas Prajurit TNI-AD sebagai senjata pamungkas yang selalu setia pada sumpahnya untuk menjaga keselamatan negara dan bangsa dari marabahaya.

Sementara itu, Ketua Tim Flying Psichologist dari Dinas Psikologi TNI AD Letkol (K) Drs. Tuti Rustati menyampaikan, Ahli komunikasi komunikasi keluarga Rae sedwig (1985) merupakan suatu pengorganisasian yang menggunakan kata-kata, sikap tubuh (gesture), intonasi suara, tindakan untuk menciptakan harapan image, ungkapan perasaan serta saling membagi pengertian, (dikutip dari Achdiat, 1997:30.).

“Ahli komunikasi lainnya, (Friendly: 2002) menyebut komunikasi keluarga merupakan kesiapan membicarakan dengan terbuka setiap hal dalam keluarga baik yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan,” jelasnya.

Usai pemberian materi, forum juga dibuka sesi tanya jawab oleh ketua Tim Dispsiad Letkol Caj (K) Drs. Tuti Rustati untuk memimpin berjalanya sesi tanya jawab. Pada kesempatan tersebut, salah satu anggota Persit Denma istri dari Pelda Irawan bertanya, bagaimana mengatasi anak yang suka iseng.

Menurut Letkol Caj (K) Drs. Tuti Rustati, cara mengatasi anak yang suka iseng adalah dengan harus memberi perhatian lebih terhadap si anak dan harus ditegur apabila anak melakukan perkara isengan tersebut.

“Tentunya dengan lemah lembut dan tidak boleh sesekali melakukan kekasaran terhadap anak, sebab bisa menyebabkan mentalnya terganggu,” Jawab ketua tim Letkol Caj (K) Drs. Tuti Rustati. (AR/H)

BAGIKAN

KOMENTAR