Danyonif 115/Macan Lauser Harap Prajurit Kaderisasi Tularkan Pengetahuan dan Keterampilan Spesialisasi

0
64
Danyonif 115/Macan Lauser Harap Prajurit Kaderisasi Tularkan Pengetahuan dan Keterampilan Spesialisasi. Foto: LA

Aceh Selatan | LA – Sebanyak 48 orang prajurit Macan Leuser mengikuti pembekalan spesialisasi di Mayonif 115/Macan Leuser, Desa Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Jum’at 7 Juli 2017.

Kegiatan spesialisasi dilaksanakan selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 03 sampai dengan 07 Juli 2017 dalam rangka membekali para prajurit dengan pengetahuan dan keterampilan tertentu yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu tugas dan jabatan.

Serta merupakan tindak lanjut dari kegiatan paparan yang ditampilkan oleh prajurit Macan Leuser yang baru selesai mengikuti pendidikan pengembangan spesialisasi di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Bandung dan Rindam Iskandar Muda dihadapan Komandan Batalyon Infanteri 115/ML.

Danyonif 115/ML Letnan Kolonel Inf Muhammad Ridha, S.S, S.IP menyampaikan bahwa menurut pengetahuan dan keterampilan yang sudah diterima oleh prajurit selama mengikuti pendidikan harus ditularkan dan sosialisasikan kepada prajurit lain disatuan baik yang sudah menduduki suatu jabatan maupun prajurit yang dikaderkan untuk menduduki jabatan tersebut.

“Prajurit – prajurit yang baru selesai mengikuti pendidikan wajib memaparkan hasil pelaksanaan pendidikannya, hal ini bertujuan agar seluruh prajurit mengetahui apabila ada perubahan atau pengetahuan baru dilingkungan Angkatan Darat,” tutur Danyonif.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser Kapten Inf Eko Novandy Saputro menambahkan, kegiatan pembekalan kita bagi beberapa tempat sesuai bidangnya.

“Ada 6 materi yang diberikan meliputi Bela Diri Militer BDM), Penembak Runduk (Bakduk), Jasmani Militer (Jasmil), Peraturan Militer Dasar (Permildas), administrasi dan fourier,” terang Wadanyon.

Kemudian, selaku koordinator materi bela diri militer Serda Indra Putra Wijaya mengharapkan agar kedepanya kegiatan seperti ini tetap dipertahankan dan berkelanjutan.

“Prajurit yang sudah di kaderkan di pusat pelatihan dapat kiranya bertukar pelajaran dan berbagi pengetahuan kepada prajurit yang ada di batalyon guna menunjang tugas pokok TNI AD,” tutupnya. (Hatta. S)

BAGIKAN

KOMENTAR