Demo Tolak Pemindahan Pasar, Pedagang dan Polisi Saling Dorong

0
178

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Ratusan pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Inpres Tapaktuan (HPPIT) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan, Kamis (12/04/2018).

Massa berkumpul di halaman kantor bupati sejak pukul 14.00 WIB setelah bergerak dari pasar inpres yang terletak di Gampong Hilir.

Mereka menolak untuk direlokasi (dipindahkan) ke lokasi pasar baru, tepatnya di area TPI Gampong Lhok Bengkuang Timur.

Tampak, para pedagang berorasi menyampaikan aspirasi. Ada yang membawa sejumlah spanduk bertuliskan tolak pindah ke pasar baru “Tolak Relokasi, Jangan Kami Pedagang Kecil Di Zalimi”.Dalam orasi itu, Ketua HPPIT Arzuna mewakili para pedagang menyatakan sikap menolak rencana Pemkab Aceh Selatan untuk memindahkan pasar inpres ke lokasi pasar baru.

Dengan alasan, bahwa tempat yang baru tidak layak dan tidak strategis menjadi pusat pasar, apalagi di lokasi baru terlalu dekat dengan laut yang kadar garam tinggi mengakibatkan beimbas pada barang jualan serta peralatan mudah berkarat.

“Kami pedagang menolak dipindahkan, pemerintah jangan memaksa kehendak, perhatikan rakyat kecil, kami tidak butuh gedung yang megah tapi kami ingin banyak pembeli yang menguntungkan pedagang,” teriak Arzuna.

Selain pedagang, terlihat juga dalam aksi tersebut Ketua LSM Formaks Ali Zamzami dan Ketua Yayasan Gampong Hutan Lestari (YGHL) Sarbunis.Orasi – orasi terus dilontarkan oleh pedagang dengan pengawalan polisi. Mereka juga meminta kepada Bupati untuk keluar dari ruangannya dan menjumpai pedagang yang sudah satu jam berdiri di luar terik matahari.

“Apabila Bupati tidak keluar maka dengan sangat berat kami akan menerobos masuk ke ruangan bapak. Jangan hanya duduk didalam AC, mari jumpai kami rakyat bapak ini,” ungkap Pendemo.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara pedagang dengan polisi, namun situasi dapat dengan cepat di atasi oleh polisi penjaga yang berdiri di batas garis line.

“Keluar pak, kami ingin menjumpai pemimpin kami, kami rakyatmu di bawah terik matahari kepanasan, temui lah kami wahai bapak pejabat,” teriak Ali Zamzami.

Hingga akhirnya, berselang lebih kurang 10 menit, Sekdakab Asel Nasjuddin, SH, MM didampingi Camat Tapaktuan, Asisten I dan Kadis Perindagkop dan UKM keluar dari ruangan dan bersedia menjumpai para pedagang yang saat itu mulai memanas.Sekdakab Asel, Nasjuddin mengatakan akan menyampaikan aspirasi pedagang kepada pimpinan.

“Bapak Pj Bupati tidak berada ditempat, saya sudah hubungi namun belum tersambung. Apapun masalahnya akan kita bicarakan dan keputusan yang terbaik untuk pedagang dan masyarakat,” sebut Sekda.

Hingga pukul 15.10 WIB, setelah penyerahan surat pernyataan sikap dari Ketua HPPIT kepada Sekda, aksi demo berakhir dan kemudian para pedagang meninggalkan Kantor Bupati untuk melanjutkan demo ke Kantor DPRK Aceh Selatan.[Hs]