Di Festival Kuliner Aceh,  Aceh Besar Juara Satu Rumah Makan Khas Daerah

0
Ketua TP-PKK Aceh Besar Rahmah SH menerima piala juara pertama katagori rumah makan khas daerah pada Aceh Culinary Festival 2019 yang diserahkan Asisten Deputi I Strategi Pemasaran dan Komunikasi Kementerian Pariwisata RI, Haryanto, di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (7/7/2019) malam. Foto: Ist.

KOTA JANTHO – Kabupaten Aceh Besar berhasil meraih juara pertama kategori rumah makan khas daerah pada Aceh Culinary Festival 2019 pada malam penutupan di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (7/7/2019).

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga(Dispora) bersama Tim Pengerak PKK mengikuti event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh dan diikuti 23 Kabupaten/Kota yang berlangsung selama tiga tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi,  mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk mempromosikan wisata kuliner Aceh Besar guna memajukan dan mengincar kunjungan wisatawan.

“Promosi daerah khususnya sektor pariwisata kuliner merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, guna memperkenalkan beragam destinasi dan keunggulan yang ada di Aceh Besar yang dapat dikunjungi,” katanya.

Ia menambahkan, Aceh Besar memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain dan layak untuk dijadikan sebagai tujuan berlibur bagi keluarga dan juga personal. “Kami akan berupaya meningkatkan promosi hingga ke luar daerah, karena ini merupakan salah satu bentuk untuk meningkat ekonomi masyarakat,” ujar Ridwan Jamil.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Aceh Besar Ny Rahmah Mawardi Ali, mengucapkan rasa syukur dan apresiasi serta terimakasih kepada seluruh tim yang telah membawa Aceh Besar berhasil meraih juara pertama untuk katagori Rumoh Makan khas daerah pada Aceh Culinary Festivsl 2019.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dengan penghargaan yang telah diraih, ini merupakan hasil kerjasama yang sangat solid dalam mempersiapkan semuanya,” ujarya.

Menurutnya, banyak cara untuk mempromosikan pariwisata, salah satunya melalui wisata kuliner. Seperti yang diketahui, Aceh dengan keberagaman daerah serta kearifan lokal membuat kuliner menjadi salah satu daya tarik wiasatawan dan juga khas daerah. “Tanpa kuliner, pariwisata tidak lengkap. Bahkan, wisatawan selalu mencari kuliner daerah setiap kali melakukan perjalanan wisata,” kata Rahmah SH.

Isti Bupati Aceh Besar juga berharap, ajang festival kuliner tersebut tidak hanya dijadikan ajang untuk menampilkan ragam masakan khas, namun juga sebagai upaya melestarikan budaya. “Kuliner tidak semata berkaitan dengan pangan, tapi juga bagian dari tradisi lokal yang perlu dilestarikan,” pungkas Rahmah.(rel/kas)