Di Kecamatan Labuhanhaji, Seluruh Gampong Sepakat Rubah APBG dan Bentuk Satgas Siaga Covid-19

0
Musyarawarah Gampong se Kecamatan Labuhanhaji, untuk melakukan perubahan APBG/APBDes dalam rangka mewujudkan Gampong Siaga Covid-19 dan membentuk Satgas Siaga Covid-19. (foto/FJ).

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Gampong-gampong se Kecamatan Labuhanhaji, sepakat melakukan perubahan APBG/APBDes dalam rangka mewujudkan Gampong Siaga Covid-19 dan membentuk Satgas Siaga Covid-19.

Hal tersebut disepakati dalam musyawarah yang diinisiasi oleh Muspika Kecamatan Labuhanhaji dan dihadiri oleh perwaiklan UPTD Puskesmas Labuhanhaji, seluruh Keuchik dan Ketua Pemuda dalam Wilayah Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (26/03/2020).

Camat Labuhanhaji Gusmawi Mustafa menyampaikan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19), sekaligus menyikapi surat edaran Bupati Aceh Selatan tanggal 24 Maret 2020, Nomor: 440/409/2020, dan surat edaran Bupati Aceh Selatan, tanggal 26 Maret 2020, Nomor: 140/410/2020.

Dimana kedua kedua surat tersebut, lanjut Gusmawi, mengacu pada surat surat edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia, tanggal 24 Maret 2020, Nomor 8 Tahun 2020, dan surat Gubernur Aceh tanggal 23 Maret 2020, Nomor: 140/5323.

“Alhamdulillah, seluruh Keuchik dalam Kecamatan Labuhanhaji menyepakati melakukan perubahan APBG untuk mengalokasikan dana mewujudkan Gampong Siaga Covid-19 dan Pembentukan Satgas Siaga Covid-19,” katanya.

“Mengenai besar alokasi dana untuk itu, disesuaikan kebutuhan gampong masing-masing,” ujuar Camat Labuhanhaji yang akrab disapa Ogek.

Masih ditempat yang sama, Kapolsek Labuhanhaji, Iptu Syahrul, menyampaikan kepada seluruh Keuchik agar menyampaikan kepada warganya, agar kita semua hendaknya mengikuti himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona.

“Terutama sekali kepada warga yang masih berada di rantau, agar menunda kepulangannya ke kampung halaman, hingga kondisi kembali kondusif. Bagi saudara-saudara yang sudah kembali dari perantauan, untuk sementara mohon tidak keluar rumah dan tidak bersosialisasi dengan masyarakat selama 14 hari,” ujar Iptu Syahrul.

Jika saudara kita yang pulang dari rantau kurang sehat, pihak keluarga diharapkan melaporkan kepada perangkat desa, selanjutnya pihak desa berkoordinasi kepada Muspika terkait langkah apa yang harus diambil, ini demi kebaikan kita bersama,” demikian seruan Kapolsek Labuhanhaji.