Diduga Jadi Tempat “Mesum” Ratusan Gubuk Liar Dibongkar 

0
242

BENER MERIAH  | LA – Bupati  dan Wakil Bener Meriah Ahmadi, SE dan Sarkawi,  serta Kapolres,  Danyon dan Satpol PP, TNI Polri dan forkopimda Bener Meriah Sidak tempat Wisata Ali Ali, Selas 12 Agustus 2017.

Sebelum pembongkaran terjadi para rombongan Bupati duduk bernegosiasi untuk meredam kepanikan dari pemilik tempat wisata tersebut.

“Kedatangan kami untuk meminta ijin kepada bapak Abdu agar mengijinkan kami membersihkan tempat ini, banyaknya polemik dan pembicaraan di masyarakat bahkan dari pihak gurbernur langsung menegaskan kepada saya, rencananya polisi dari polda di turunkan untuk menertipkan ini,  tentang tempat wisata ini mendorong kami sebagai bupati Bener Meriah harus menertipkan tempat wisata ini,”  ujar bupati kepada Bedol Ali-ali.

Pemilik tempat wisata yang biasa di sapa dengan nama Bedol Ali-ali memohon kepada bupati agar tidak membakar gubuk ini, “pak bupati saya memohon jangan ada gubuk yang di bakar, setelah di bongkar dan disusun rapi lagi, jika di bakar saya juga ikut terbakar,” Tegas Abdul Ali-Ali.

Dari pantauan  liputanaceh.com pembongkaran Gubuk pertama di bongkar oleh Bupati dan pihak milik tempat wisata tersebut dan selanjutnya Bupati memerintahkan kepada Satpol PP, Polisi, dan TNI untuk membongkar gubuk yang lainya,  dan terlihat tertip saat pembongkaran itu berlangsung.

Setelah berlangsungnya pembongkaran wakil Bupati Bener Meriah memerintahkan kepada Satpol PP, Jangan ada  yang tersisa satu gubuk pun yang berdiri, tegas Syarkawi  , Wakil Bupati.

Setelah itu, Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE   langsung bergegas menuju mushalla yang ada di wisata Ali – Ali tersebut kemudian Bupati dan Kapolres serta Danyon 114 membersihkan Mushola tersebut.

Dan Bupati beserta Wakil Bupati dan Abdul yang merupakan si pemilik tempat Wisata serta unsur musfika menjalankan Sholat Dzuhur berjamaah di mushola tersebut Ali- Ali itu.

Disamping itu, Bupati perintahkan Camat agar dan di pantau oleh Koramil serta Kapolsek Pintu Rime Gayo utuk meratakan tanah setelah alat berat akan diturunkan nanti, dan tanah yang ada di samping mushola itu agar di timbun pada halaman yang berlubang .

” Nantinya bisa di gunakan untuk lahan parkir agar  Mushola itu dapat gunakan masyarakat yang melintas, tutupnya. []

( Ikhsan Mahtawr / RD )

BAGIKAN

KOMENTAR