Difitnah Mendukung Ormas Radikal, Ini Tanggapan Partai Demokrat

0
Partai Demokrat beri keterangan pers terkait fitnah mendukung ormas radikal. Foto: Dok. LA

Kupang | LA – Partai Demokrat difitnah sebagai salah satu partai yang mendukung radikalisme dengan cara mendukung ormas-ormas radikal di Indonesia, oleh salah seorang oknum pimpinan partai politik di NTT (Nusa Tenggara Tengah). Lebih parahnya lagi, pelaku menyebut mereka (orang di Partai Demokrta) harus dibunuh layaknya PKI.

Menanggapi hal itu, Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachlan Nashidik, didamping Anggota FPD DPR RI dapil NTT Benny K. Harman dan pengurus DDP Partai Demokrat NTT, mengatakan tuduhan bahwa Partai Demokrat sebagai salah satu partai politik yang pada tingkat nasional tidak mendukung Perpu Pembubaran Ormas Radikal sehingga harus “dibunuh” di NTT adalah upaya sistematis dari kekuatan politik tertentu untuk menghancurkan kredibilitas Partai Demokrat di NTT khususnya dan di tingkat nasional umumnya.

“Pernyataan yang secara sederhana menyamakan sikap kritis terhadap Perpu dan pembubaran HTI dengan sikap mendukung HTI dan Ormas radikal sangat tendensius, menzalimi dengan maksud agar Partaui Demokrat dijauhkan dari rakyat NTT,” kata Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachlan Nashidik melalui siaran pers yang diterima media LIPUTANACEH.COM pada Rabu 3 Austus 2017.

Lanjut Rachlan Nashidik, ajakan kepada rakyat NTT untuk tidak mendukung dan tidak memberi tempat kepada Partai Demokrat di NTT pasti berkaitan dengan kontestasi demokrasi yang segera akan berlangsung di NTT baik terkait Pilkada Gubernur pun Pilkada sepuluh kabupaten.

“Ada keinginan dari kekuatan politik tertentu agar kader-kader terbaik Partai Demokrat tidak memimpin dan tidak ikut kontestasi dalam Pilgub dan Pilkada sepuluh kabupaten. Langkah ini sungguh kami sesalkan karena dapat menyesatkan dan hanya ingin menjauhkan PD dari rakyat NTT,” ungkapnya.

Rachlan Nashidik, meminta kepada seluruh rakyat NTT supaya tetap tenang bekerja, menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan tidak gampang diprovokasi oleh pernyataan-pernyataan politik dari tokoh-tokoh tertentu yang hendak mengganggu keharmonisan relasi antarkelompok masyarakat NTT yang selama ini sudah terpelihara dengan baik.

Partai Demokrat tingkat nasional termasuk di NTT, mendukung setiap ikhtiar pemerintah untuk menutup pintu terhadap tumbuh kembangnya Ormas-ormas radikal di masyarakat yang secara tegas menolak ideologi Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan anti kebhinekaan.

“Bagi Partai Demokrat di seluruh wilayah Republik Indonesia, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Kebhinekaan adalah harga mati. Karena itu menjadi panggilan sejarah Partai Demokrat untuk terus mengawal Pancasila, NKRI, kebhinekaan dan melaksanakan UUD 1945 secara murni dan konsekuen sebagai hukum negara tertinggi,” terangnya.

Perlu diketahui, sebelumnya beredar sebuah video yang viral di berbagai media sosial yang menyebut Partai Demokrat, Gerindra, PKS dan PAN merupakan partai-partai pendukung ormas radikal di Indonesia dan harus dibunuh layaknya PKI. Menurut informasi yang diterima LIPUTANACEH.COM, fitnah tersebut disampaikan salah seorang oknum pimpinan partai tidak bertanggung jawab. Sejauh ini, belum ada upaya pihak tertentu menempuh jalur hukum meluruskan masalah ini . (Red/H)