Dinas Pendidikan Dayah Buka Pendaftaran Seleksi Anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh

0

Banda Aceh | Liputanaceh.com – Dinas Pendidikan Dayah Aceh melalui Panitia Seleksi (Pansel) Majelis Akreditasi Dayah Aceh mulai tanggal 25 s/d 30 Juni 2020 menerima pendaftaran calon anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh. Hal ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti Peraturan Gubernur Aceh Nomor 64 Tahun 2019 Tentang Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA).

Ketua Pansel Tgk H Faisal Ali (Lem Faisal) mengatakan Panitia Seleksi Majelis Akreditasi Dayah Aceh nantinya akan menerima 5 (lima) orang Majelis Akreditasi Dayah Aceh dan mereka memiliki masa kerja selama 3 (tiga) tahun, hal ini dijelaskan Lem Faisal di kantor Dinas Pendidikan Dayah Aceh pada Senin (22/6), usai rapat perdana Penerimaan Anggota Majelis BADA.

Lem Faisal menambahkan bahwa Majelis Akreditasi Dayah nantinya akan memiliki kewenangan diantaranya Memimpin pelaksanaan Akreditasi Dayah, Melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang menangani akreditasi, Menetapkan kebijakan pelaksanaan dan pengembangan sistem akreditasi dayah, Menetapkan prosedur, mekanisme dan tahapan pelaksanaan akreditasi dayah, Memantau dan mengevaluasi tipelogi dayah, Menindaklanjuti atas keberatan penetapan tipelogi dayah, Memberikan rekomendasi kepada Gubernur melalui kepala Dinas tentang penetapan hasil akreditasi dayah dan terakhir Melakukan evaluasi dan membuat laporan kerja tahunan kepada Gubernur melalui kepala dinas, urai Lem Faisal.

Untuk itu, bagi siapa saja yang berminat untuk menjadi anggota Majelis Akreditasi Dayah agar dapat mendaftarkan diri ke Panitia Seleksi Majelis Akreditasi Dayah Aceh yang beralamat di Jl. Twk Hasyim Banta Muda No. 4 Kp. Mulia, Banda Aceh atau di kantor Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dengan melampirkan surat sehat jasmani dan rohani serta biodata diri dengan lengkap.

Lem Faisal melanjutkan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Calon Anggota Majelis Akreditasi Dayah, yaitu WNI, melampirkan Pas Photo Warna berlatar Biru 3×4 sebanyak 4 Lembar dan 4×6 sebanyak 2 Lembar, Usia Minimal 35 Tahun dan Maksimal 65 Tahun (diprioritaskan Umur 50 tahun ke bawah), Bukan Pengurus Partai Politik (Juga bukan pengurus Badan Otonom Parpol), Tidak pernah dihukum dengan ancaman pidana paling kurang 5 tahun, Pendidikan formal minimal S2 atau Pendidikan dayah minimal 9 tahun lamanya, sudah ber KTP Aceh minimal selama 3 tahun lamanya, bersedia masuk kantor setiap hari ( dinyatakan dengan surat pernyataan di atas materai), mendapat izin tertulis dari atasan bagi yang bekerja pada instansi Pemerintah atau lembaga lainnya, Mampu membaca dan memahami khazanah kitab kuning (Kutubut Turats) (dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani diatas materai oleh Pimpinan Dayah), setelah dinyatakan lulus 10 besar agar peserta bersedia melampirkan surat bebas narkoba dari BNNP Aceh.

Lem Faisal juga menjelaskan bahwa tahapan seleksi akan dilaksanakan pada bulan depan, dengan tahapannya yaitu, seleksi administrasi, ujian tulis dan wawancara. Hasil seleksi nantinya akan diumumkan dipapan pengumuman Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny mengatakan bahwa Pansel ini adalah orang-orang yang mempunyai integritas tinggi yang berasal dari kalangan dayah, jadi jangan ragu pada kredibilitas mereka. Seleksi ini terbuka dan bagi yang merasa ada kekurangan dalam tahapan seleksi agar dapat menyampaikan kritik dan sarannya.
Selanjutnya Usamah berharap siapapun yang akan terpilih nantinya, maka anggota Majelis Akreditasi Dayah ini dapat bekerja maksimal dan profesional dalam memajukan dan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan dayah di Aceh, pinta Usamah.[]