Peserta  Rakor,Distanbun Harus mengambil langkah strategis

0
23
ist

BANDA ACEH | LA Distanbun Aceh dalam Paparan Rakor Ekonomi tentang penyediaan bahan baku Hulu Agro, di Hotel Grand Nanggroe  pada Senin 23 Juli 2018.

Kabid Pembenihan, Produksi dan Perlindungan Perkebunan, Azanuddin Kurnia dalam pemaparannya menjelaskan tentang komoditi Pajale dan khususnya komoditi perkebunan untuk mendukung penyediaan bahan baku hulu agro seperti 5K + PLNCT.

“Produksi dan produktivitas komoditi perkebunan Insya Allah mampu menyediakan bahan baku hulu agro terutama sawit, kakao, kopi, kelapa dalam, karet, pala, sere wangi, dan Nilam,” sebut Azanuddin Kurnia.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian FP Unsyiah (IKA SEP) ini juga mengatakan Industri hulu maupun hilir belum berkembang dengan baik di Aceh, padahal bahan baku dari perkebunan cukup.

”Jadi diperlukan investor luar maupun lokal untuk membangun dan mengembangkan industri tersebut,” begitu saran nya.

Terhadap harga TBS yang menurun, peserta  rakor itu meminta agar Distanbun dapat mengambil langkah-langkah strategis mengatasi hal tersebut.

“Terhadap hal ini kita memberikan penjelasan diantaranya ; terjadinya perang dagang antara China dengan AS, penolakan dari Uni Eropa, produksi CPO yg melimpah, baru lebaran, petani banyak yang belum bekerja sama dengan PKS, panjangnya rantai pemasaran, dan kualitas TBS yg rendah,”terang Azanuddin Kurnia selaku Kabid Pembenihan, Produksi dan Perlindungan Perkebunan,”()

 

BAGIKAN

KOMENTAR