Dua Persoalan Sangat Riskan Dihadapi Setiap Musim Haji

0

BANDA ACEH – Mulai tahun ini asrama haji Banda Aceh sudah menjadi satuan kerja tersendiri yang berada langsung dibawah Direktorat Pelayanan Haji Kementrian Agama.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh Muhammad Daud Pakeh menjelaskan terkait dengan kesiapan asrama haji Banda Aceh. Dia mengakui sejauh ini asrama haji embarkasi Banda Aceh sudah sangat siap menerima para tamu-tamu Allah yang berasal dari 23 kabupatem/kota.

Daud Pakeh menjelaskan ada dua hal yang sangat riskan dihadapi setiap musim haji, yaitu persoalan listrik dan air bersih. “Namun tahun ini kedua permasalah tersebut telah selesai,” kata Daud Pakeh, Senin 7 September 2015.

Terkat dengan listrik pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan PLN agar tidak melakukan pemadaman di asrama haji, sementara terkait air bersih diakui, sudah ada sumur bor yang mampu memenuhi kebutuhan air untuk asrama haji.

“Ruang-ruang tempat menginap juga sudah fasilitas baru semua dan semuanya sudah be-Ac, kita berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada tamu-tamu Allah ini,” ungkapnya. (Zikri)