Enam SMP Di Nagan Raya Ikuti Kegiatan Sosialisi Sekolah Model

0
47
Kegiatan sosialisasi Sekolah Model, di Aula SMPN 1 Alue Bili, Kamis (11/01/18). [Ist].

NAGAN RAYA | LA – Sebanyak enam sekolah Model, mengikuti kegiatan sosialisasi, di Aula SMPN 1 Alue Bili, Kamis (11/01/18). Sekolah model tersebut diantaranya terdiri dari SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8 dan SMPN 10 Kabupaten Nagan Raya.

Pendamping pengawas tingkat SMP, Muhamad, S.Pd sebagai narasumber menuturkan, bahwa program yang dikeluarkan pusat sebagian besar sudah dilaksanakan di Kabupaten Nagan Raya.

“PPK merupakan fondasi dan ruh utama pendidikan, enam hal penting dalam penguatan karakter, yaitu religius, nasionalis, kemandirian, gotong royong, integritas, dan literasi,” kata Muhammad.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dalam hal ini PPK penting untuk menyikapi kecenderungan global, yaitu revolusi digital, perubahan peradaban, dan tegasnya fenomena abad kreatif.

Selain itu, menurut kepala sekolah SMPN 1 Alue Bili, Bukhari, S.Pd, secara sederhana, sekolah model dapat dimaknai sebagi contoh atau acuan. sedangkan SPMI merupakan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal, adalah system penjaminan mutu yang dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolah.

“Berdasarkan hal tersebut di atas, sekolah model SPMI dapat diartikan sebagai sekolah yang menjadi contoh atau acuan dalam sistem penjaminan mutu internal,” papar Bukhari.

Ditambahkannya, definisi sekolah model, adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Penerapan pada seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri sekaligus memiliki tanggung jawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya.

“Kegiatan ini hanya 1 hari, justru itu, para peserta harus serius jangan main-main, jangan hanya lalai dengan HP saja, sehingga ilmu yang di berikan itu tidak masuk dipemikiran para peserta,” tandasnya. (KS)

BAGIKAN

KOMENTAR