Fadel Setuju Usul Muladi Soal Transisi Golkar, Bamsoet: Ngawur!

0
296

24ac03dd-fdbe-49be-8448-33d117857bc4_169

JAKARTA – Waketum Golkar hasil Munas Bali Fadel Muhammad setuju usulan Ketua Mahkamah Partai Muladi agar dibentuk kepengurusan transisi Partai Golkar. Namun pernyataan Fadel langsung dibantah Bendum hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo.

“Siapa bilang pihak Munas Bali setuju pembentukan kepengurusan transisi? Ngawur! Keputusan MA yang sudah inkrah itu jelas dan tegas. Bahwa SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan Ancol dibatalkan. Jadi kepengurusan abal-abal itu sudah tidak ada,” kata Bambang dalam siaran pers, Rabu (11/11/2015)

Sehingga, menurut Bambang, yang masih terdaftar resmi hingga hari ini di Kemenkumham adalah kepengurusan Golkar hasil Munas Riau. Dan kepengurusan Golkar hasil Munas Riau sudah menyelenggarakan munas di Bali sesuai ketentuan dan tata cara sebagaimana diatur dalam AD/ART Partai Golkar.

“Dan itu sudah dikuatkan di Pengadilan Tinggi Jakarta dua pekan lalu. Bahwa Munas Ancol perbuatan melawan hukum dan ilegal. Pengadilan tinggi juga memutuskan Munas Bali sah karena sesuai ketentuan dalam AD/ART partai. Lalu pihak Agung Laksono ajukan Kasasi. Ya kita tunggu saja hasil kasasi itu. Masak Munas Bali yang sah kalah sama munas abal-abal,” kata Bambang.

“Jadi, sekali lagi, gagasan transisi dan munas bersama itu tidak diperlukan dan tidak ada urgensinya kecuali itu hanya kebutuhan orang yang tengah panik karena khawatir kehilangan posisi dalam kepengurusan DPP Golkar hingga pemilu 2019,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Ketua Mahkamah Partai Golkar Prof Muladi mengusulkan agar dibentuk kepengurusan transisi Partai Golkar pasca putusan Mahkamah Agung. Kepengurusan itu menggunakan format hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie sebagai ketua umum dan Agung Laksono wakil ketua umum.

Menanggapi usul itu, wakil ketua umum hasil Munas Bali Fadel Muhammad, menyambut baik. Menurutnya, kepengurusan itu bisa mempercepat proses rekonsiliasi antar kepengurusan hasil Munas Bali dan Ancol.

“Ya bagus saya kira. Saya mendukung biar jalan organisasi ini bersama,” ucap Fadel Muhammad kepada detikcom, Selasa (10/11/2015) malam.

Fadel mengatakan pasca Silatnas yang mempertemukan kedua kubu Golkar, komunikasi Aburizal dengan Agung Laksono makin hari makin baik. Dia yakin Agung juga akan menerima saran Muladi itu.

“Saya melihat mereka berdua sudah banyak kemajuan dalam komunikasi. Ya beberapa kali bertemu, tinggal masalah gerbong-gerbongnya,” tutur mantan menteri kelautan dan perikanan itu. (detik.com)

BAGIKAN

KOMENTAR