Fahmil Putri Kembang Tanjung Lolos Semifinal Usai Mengalahkan Musuh Bebuyutan Padang Tiji

0
74

PIDIE I LA – Akhirnya setelah berjuang dengan penuh semangat fahmil putri Kembang Tanjung berhasil menundukkan kafilah Padang Tiji sebagai ‘musuh’ bebuyutan di arena  MTQ ke-35 Pidie dan berhasil masuk semifinal cabang MFQ (Musabaqah Fahmil Quran) atau cerdas cermat pada even Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kabupaten Pidie ke-35 di Mila pada Minggu pagi , (22/7/ 2018).

Tiga remaja putri kelahiran kota Kembang ini yang menghentak panggung yang dihadiri penonton dan para “tifosi” setiap kabilah yang secara khusus datang dari daerah masing-masing untuk memberi semangat di cabang yang sangat bergengsi itu tadi tadi pagi jam. 09.00 WIB.

Amatan liputanaceh.com di arena perlombaan, ketiga “srikandi” cantik tersebut bernama Cut Aja, Mujibaturrahmah, dan Putroe Nurul Azmi sebagai Tim Fahmil Putri Kembang Tanjung tanpa disangka dan di luar dugaan mampu menudukkan ‘raksasa” Padang Tiji di menit “injuri time” dan berhasil meraih nilai tertinggi juga dengan menyisihkan kafilah Tangse dan Sakti.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan ketekunan serta disiplin juga doa dari masyarakat Kembang Tanjung anak-anak berhasil masuk semifinal cabang fahmil putri MTQ Ke-35 tahun ini menyisihkan “musuh bebuyutan” Padang Tiji,” kata Tgk. Ahyar M. Gede, MA selaku offisial dan pelatih Kembang Tanjung  kepada liputanaceh.com, Minggu, (22/7/2018).

Ia menyebutkan pada babak pemerataan kafilah Kembang Tanjung masih kalah dengan regu fahmil putri Padang Tiji dan Sakti namun dengan semangat dan mental yang tinggi mampu merebut empat soal di babak rebutan walaupun sempat salah satu jawabannya.

“Perolehan nilai babak pemerataan Kembang Tanjung urutan ketiga dengan marka 450, Tangse nilai 300 sedangkan Padang Tiji mendapatkan 625 dan Sakti 500. Namun saat babak rebutan Kembang Tanjung empat soal yang dijawab tiga yang benar dan satu salah,  akhirnya menambah nilai menjadi 650 sedangkan Padang Tiji hanya dua kali menekal bel satu benar dan satu salah hingga nilai tetap 625,” lanjutnya yang juga dosen IAI Al-Aziziyah Samalanga itu.

Tgk. Ahyar menambah keberhasilan menjawab pertanyaan rebutan terakhir dengan soal bahasa Inggris membuat kafilah Kembang Tanjung menyalip di menit akhir (injure time) dan mengibarkan bendera kemenangan  dengan total nilai 650 atau unggul tipis dengan Padang Tiji yang memiliki poin  625.

“Perolehan nilai akhir  Kembang Tanjong 650, Padang Tiji 625 poin dan Sakti 500 serta Tangse 300. Kembang Tanjung berhasil masuk babak semifinal dan berharap mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi babak selanjutnya dengan tetap disiplin dan tekun belajar,” pintanya yang merupakan “master fahmil” Aceh dan penyuluh teladan Pidie selama dua periode itu.