Gawat! Pesawat Tempur Asing Diduga Bebas Keluar Masuk Wilayah Indonesia, Ada Apa?

0
174
Ilustrasi jet tempur. (VivaNews)

LIPUTANACEH.COM | Armada tempur asing, diduga selama ini sangat bebas keluar masuk wilayah kedaulatan Negara Republik Indonesia, ditandai dengan adanya pesawat tempur negara asing yang selama ini dikabarkan sering landing dan take off di sekitaran wikayah utara pulau Sulawesi.

Menurut laporan yang diterima media LIPUTANCEH.COM dari salah satu aparat negara berpangkat Serka berinisial HE, telah terdeteksi adanya armada tempur asing yang melakukan landing dan take off di Sulawesi. HE menduga adanya kapal induk asing yang selama ini tetap berada di kawasan pulau Sulawesi, tanpa diketahui tujuannya.

“Pada Selesa 2 Januari 2018 pukul 10.50 WITA terdeteksi adanya pesawat tempur asing yang melaksanakan landing dan take of di sekitaran wilayah Utara Pulau Sulawesi, di sinyalir di sekitaran Pulau sulawesi adanya Kapal Induk Asing,” ungkap HE sebagaimana informasi yang diterima media ini.

Menurutnya terdapat tiga pesawat tempur yang masuk wilayah tersebut diduga tanpa izin. “Pergerakan 3 Pesawat Unident di Utara Pulau Sulawesi dengan SQ 5360,5362 dan 5363. kemungkinan take off dan landing dari kapal induk,” ujarnya.

Informasi dari MATSC via MCC pesawat tersebut tidak kontak ke ACC Manado. Setelah dilaksanakan pendeteksian ulang oleh Kosekhanudnas II Makasar Area landing dan take off pesawat tersebut ada di sekitar 50 Nm 260° dr Pulau Marore.

Pihaknya kini telah berkoordinasi dengan satuan KOM Lanal Tahuna untuk menghubungi unsur KRI yang ada disekitar wilayah perairan utara pulau Sulawesi dan telah menghitung koordinat dan titik keberadaan kapal induk yang merupakan tempat lending dan take off pesawat tempur tsb.

Hasil koordinasi dan kontak lewat radio oleh anggota Satkom Lanal Tahuna, tidak ada unsur KRI di wil perairan Sulawesi utara, untuk posisi kapal induk (50 Nm 260′ dari P. Marore) dari hasil Plot di Peta bahwa posisi kapal tersebut berada di sebelah Barat P. Kawio dengan jarak 50 Nm.

Hinggq saat ini belum ada hal menonjol dari kegiatan 3 pesawat tempur tersebut di sekitaran wilayah Utara Pulau Sulawesi. Aparat masih terus melakukan pemantauan dan belum ada tindakan keras dari pihak berwenang terkait hal ini.

BAGIKAN

KOMENTAR