Gelar Donor Darah, Pemerintah Aceh Apresiasi DWP

0
47

BANDA ACEH | LA– Pemerintah Aceh mengapresiasi kegiatan donor darah yang digagas Dharma Wanita Persatuan Aceh. Donor darah adalah salah satu bentuk kegiatan sosial yang sangat positif karena dapat membantu siapa saja yang membutuhkan darah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM, selaku Penasehat Darma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, dalam sambutan singkatnya pada acara Donor Darah dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun DWP Aceh ke 18, yang di pusatkan di Lapangan Blang Padang, Minggu 5 November 2017.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena donor darah adalah kegiatan suci yang berkaitan langsung dengan kemanusiaan. Disamping itu, kami juga mengimbau kegiatan ini tidak semata mengambil darah dari para relawan semata, hendaknya disertai pula dengan sosialisasi tentang pentingnya mendonorkan darah secara periodik,” himbau Dermawan.

Dermawan mengungkapkan, sosialisasi dan kampanye donor darah sangat penting karena saat ini kesadaran mendonorkan darah masyarakat masih sangat minim, padahal kebutuhan darah Indonesia pertahunnya sangat tinggi.

“Berdasarkan standar yang ditetapkan WHO, setiap tahunnya kebutuhan darah di Indonesia mencapai 5,1 juta kantong. Bahkan, pada kondisi tertentu, seperti saat demam berdarah mewabah, kebutuhan itu meningkat signifikan. Sayangnya, kita belum mampu memenuhi standar tersebut, sebab ketersediaan darah yang ada berkisar 4 juta kantong per tahun,” ungkap Sekda.

Artinya, sambung Dermawan, setiap tahun kita kekurangan darah mencapai 1 juta kantong, sehingga belum mampu menolong saudara-saudara kita yang membutuhkan darah. Khusus di Aceh, kebutuhan darah setiap bulannya mencapai 4 ribu kantong. Bahkan, kebutuhan darah RSUD Zainoel Abidin mencapai 2 ribu kantong per bulan, namun yang mampu disediakan hanya 50 persen saja.

“Masalah ini tentunya merupakan PR yang harus kita atasi bersama. Cara yang terbaik adalah mendorong agar semangat mendonasikan darah di  masyarakat Aceh semakin meningkat. Donor darah ini tidak hanya penting untuk menambah ketersediaan jumlah kantong darah di PMI, tetapi juga penting untuk membantu saudara-saudari kita yang sangat membutuhkan. Sedangkan efek positif bagi pendonor adalah membuat sirkulasi pergantian darah semakin lancar,” kata Sekda.

Saat ini, jumlah masyarakat yang aktif mendonorkan darah masih rendah. Data Perhimpunan Donor Darah Indonesia, jumlah penduduk Indonesia yang aktif mendonorkan darah per seribu penduduk hanya berkisar enam orang. Jumlah ini relatif kecil dibandingkan negara lainnya.

Sebagai perbandingan, jumlah pendonor di Malaysia, saat ini mencapai 10 orang per seribu penduduk. Di Singapura 24 orang per seribu penduduk, bahkan di Jepang mencapai 68 orang per seribu penduduk. Menurut Sekda, hal ini terjadi, karena minimnya pemahaman tentang pentingnya donor darah.

“Oleh karena itu, sosialisasi dan kampanye tentang penting dan sehatnya berdonor darah harus terus ditingkatkan agar semangat mendonorkan darah semakin meningkat di daerah kita. Kepada Dharma Wanita Persatuan Aceh, saya menyampaikan apresiasi atas gagasannya menyelenggarakan kegiatan sosial ini. Dan kepada para relawan, saya ucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan,” pungkas Sekretaris Daerah Aceh.

Sementara itu, Ketua DWP Aceh Hj Syamsiarni menjelaskan, bahwa donor darah hari ini adalah rangkaian dari peringatan HUT DWP Aceh ke 18. Puncak HUT DWP akan berlangsung pada tanggal 7-22 Desember di Anjong Mon Mata.

“Sebelumnya kegiatan ini, DWP juga telah melakukan kunjungan ke RSUZA untuk memberi dukungan dan bantuan kepada anak-anak penderita kangker. Kegiatan lain yang akan kita lakukan adalah mengunjungo Lapas khusus wanita d Kabupaten Pidie, lomba merangkai sirih, fashion Show dan beberapa kegiatan lainnya,” pungkas Syamsiarni.

Masyarakat dan anggota DWP Aceh terlihat antusias mengikuti kegiatan sosial tersebut, lebih seratusan nama telah mendaftar sebagai pendonor pada kegiatan yang mengangkat tema ‘Setiap tetesan darah yang diderma adalah sedekah’ itu. (Rel)

BAGIKAN

KOMENTAR