Gubernur Aceh Dukung Penuh Solidaritas Aceh untuk Rohingya

0
23
Ilustrasi, warga Rohingya. (Katariau.com)

BANDA ACEH | LA – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan mendukung penuh gerakan solidaritas masyarakat untuk Rohingya. Pernyataan dukungan ini disampaikan Gubernur di rumah pribadinya di Lamprit saat menerima silaturrahmi tim Solidaritas Aceh untuk Rohingya yang dipimpin oleh Tgk. H. Faisal Ali yang juga wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Jum’at 15 September 2017.

Baca Juga https://www.liputanaceh.com/terkait-rohingya-wakil-ketua-mpu-aceh-temui-gubernur-irwandi-apa-yang-dibahas/

Selain Tgk Faisal Ali, juga hadir dalam pertemuan ini sejumlah pengurus Gerakan Solidaritas Aceh untuk Rohingya, seperti H. M. Zaini Yusuf, Tgk Jamaluddin yang menjabat wakil koordinator, Teuku Farhan sekretaris, Tgk Tarmizi Daud, Badaruddin, Tuanku Muhammad, Husaini Ismail dan sebagainya.

Selain mendukung gerakan ini, Gubernur juga mengarahkan agar semua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Bank Aceh Syari’ah dan BUMN seperti PLN serta lembaga lainnya yang beroperasi di Aceh agar dana CSRnya bisa diberikan untuk pengungsi Rohingya melalui tim ini. Gubernur dalam pertemuan ini juga ikut memberikan bantuan pribadi tahap pertama yang langsun diterima Tgk H Faisal Ali.

Pemerintah Aceh, kata Gubernur, juga akan mengeluarkan surat instruksi bagi semua SKPA, instansi lainnya untuk membantu tim Solidaritas Aceh untuk Rohingya dalam proses penggalangan dana dan pengumpulan beras dari pegawai pemerintah khususnya dan masyarakat Aceh umumnya.

Baca Juga: https://www.liputanaceh.com/irwandi-pemerintah-aceh-akan-bantu-muslim-rohingya/

“Dan untuk sementara, saya arahkan Baitul Mal Aceh untuk memberikan donasi untuk Rohingya dari pos bantuan dunia Islam,” kata Irwandi.

Irwandi juga menghimbau masyarakat Aceh untuk membantu pengungsi Rohingya yang saat ini mengalami penderitaan berat dan harus lari dari negerinya Myanmar akibat kekejaman dan penindasan militer negara tersebut.

Sementara itu, Tgk Faisal Ali dalam pemaparannya mengatakan, pihaknya berencana untuk membangun ‘Kampung Aceh’ di lokasi pengungsian Rohingya di Bangladesh. Oleh sebab itu, kata Tgk Faisal Ali, pihaknya meminta dukungan dari Gubernur Aceh untuk penggalangan dana dalam bentuk bentuk apapun dari masyarakat Aceh, baik beras yang akan dihantarkan ke Bangladesh, maupun bantuan dana yang akan dilsaurkan via lembaga-lembaga kemanusiaan terpercaya, seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Tgk Faisal juga memaparkan sejumlah program lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, seperti program pengumpulan “breuh sicupak” dari seluruh masyarakat Aceh, malam amal yang akan melibatkan semua pengusaha Aceh, zikir akbar dan konferensi internasional tentang Rohingya yang akan merumuskan langkah-langkah konkrit dan strategis yang bisa dilakukan masyarakat Aceh untuk membantu Rohingya.

“Hal yang paling penting dan mendesak untuk dilakukan saat ini sampai seterusnya adalah membaca Qunut Nazilah. Kita berharap semua dayah, masjid dan meunasah membaca qunut nazilah untuk Rohingya dalam setiap shalat lima waktu sehai semalam. Do’a adalah senjata orang mukmin, ” pungkas Tgk Faisal Ali.

BAGIKAN

KOMENTAR