H. Mirwan Sebut Program Santunan Kematian Tergantung Niat Pemimpin

0

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Calon Bupati Aceh Selatan periode 2018-2023 H. Mirwan, MS, SE dalam sambutanya mengatakan terkait program santunan kematian, kenapa daerah lain bisa ? kita tidak!.

“Sekarang tergantung kepada niat pemimpin itu sendiri mau atau tidak memberikan santunan kepada masyarakat,” jelasnya singkat.

Pernyataan tersebut dilontarkannya pada acara pengukuhan tim pemenangan Mirah (Mirwan – Zirhan) di Kecamatan Samadua, Jumat (04/05/2018).

Baca juga :[Zamzami Sebut Perencanaan Pembangunan Aceh Selatan Gagal Total]

Baca juga :[Lautan Massa Pengukuhan Tim Pemenangan Paslon Mirah Kecamatan Samadua]

Selain menerangkan program unggulan Paslon Mirah yaitu santunan kematian, calon Bupati termuda ini juga mengoreksi sejumlah program yang direalisasikan masa Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati HT. Sama Indra – Kamarsyah (SAKA) periode 2013 – 2018.

“Jangan hanya terfokus kepada pembangunan semata tapi manfaat dari pembangunan itu apa bagi masyarakat Aceh Selatan,” singgungnya.

Oleh karena itu, Mirwan berjanji ingin membangun Aceh Selatan yang lebih baik kedepan. Semua itu tidak terlepas dari doa restu masyarakat.

“Kami hanya memintak doa kepada ibu dan bapak semua yang hadir pada hari ini untuk memberikanurestunya dalam membangun Aceh Selatan yang lebih baik kedepannya,” pinta Mirwan.

Sementara, Zirhan SP Selaku wakil Bupati Aceh Selatan, dalam orasi politiknya menyampaikan kami hadir disini adalah untuk melayani bukan untuk dilayani.

Kami juga berkomitmen akan menyemangatkan kegiatan keagamaan ditengah-tengah masyarakat serta melakukan pemerataan dan peningkatan seluruh fasilitas pendidikan agama seperti Masjid, Dayah, TPA dan juga balai – balai pengajian.

Sebagaimana yang tertuang dalam Visi Misi bidang keagamaan, Zirhan menerangkan akan menyiapkan beasiswa bagi santri yang menuntut ilmu dayah atau pesantren. Bukan hanya memberikan beasiswa kepada sekolah nasional saja.

“Beasiswa diperuntukkan baik yang menuntut ilmu di Kabupaten Aceh Selatan maupun diluar Kabupaten Aceh Selatan,” jelasnya.

Selain itu, untuk memyempurnakan bidang pendidikan, Zirhan menyebut akan melakukan pemerataan guru di seluruh Kabupaten Aceh Selatan, supaya nantinya tidak ada lagi perbedaan.

“Rumah sekolah yang berada di Tapaktuan dengan rumah sekolah yang di pinggiran pelosok, tenaga pengajar tidak merata sehingga terjadi kesenjangan di dunia pendidikan,” katanya.

Janji politik Paslon Mirah bukan itu saja, masih ada kelanjutan seperti yang disampaikan Zirhan bahwa Apabila nantinya mengalami kekurangan guru kita akan melakukan perekrutan tenaga guru kontrak demi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan.

“Bagi putra putri Aceh Selatan yang sudah menyelesaikan kuliah di bidang keguruan akan kita tampung menjadi tenaga kontrak dengan gaji yang mencukupi. Sehingga tenaga guru akan terpenuhi dan juga untuk mengurangi angka pengangguran di kabupaten Aceh Selatan.” demikian pungkas Zirhan.

Dalam acara pengukuan Tim pasangan nomor urut 6 itu, turut dihadiri ketua DPP PKPI Aceh Hendriyono S, Sos sekaligus sebagai anggota DPR Aceh, Wakil ketua II DPRK Asel dari PKPI, Zamzami, ST, Ketua PBB Ir. Irmawadi, Ketua DPW PA Aliman/Mentro.

Serta Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Lhok Tapaktuan Ilhafa Manaf, Anggota DPRK Masrida ST, Hasbullah, Mizar, Mustaruddin dan sejumlah tim pemenangan.[Tim]