Hari Ini, Peringatan Maulid Nabi di Dayah Irsyadul ‘Ulum Al-Aziziyah Pidie Jaya

0

PIDIE JAYA I LA – Pemandangan yang elok pagi hari memandang persawahan san kicauan burung berzikir sahut menyambut seakan menandakan adanya perayaan sosok paling mulia di buma bumi.

Dari kejauhan di bawah sinar ultaraviolet memancarkan the powernya menambah terang kawasan persawahan negeri Meurah Duek atau Meuruedu.

Sepanjang jalan di kawasan gampong dayah kruet, Meurah Dua, Pidie Jaya terlihat umbal dan bendera menanyakan adanya acara besar. Nampak suara zikir dari pengeras suara semakin menyemarakkan suasana acara di dayah yang dipimpin sosok ulama yang dikenal oleh semua lapisan masyarakat, tokoh dan pejabat di negeri yang dipimpin H.Ayyub Abbas (Abuwa) dan Sayed Mulyadi (Waled) untuk periode kedua kalinya

Dayah Irsyadul Ulum Al-Aziziyah bertuliskan di papan nama itu dipimpin ulama enerjik dan murah senyum oleh masyarakat setempat memanggilnya Abi Rusydi dengan nama lengkapnya Tgk. Rusydi Muhammad.

Dayah yang dikelilingi persawahan itu terus dipenuhi kendaraan baik roda dua dan empat, masyarakat silih berganti berdatangan dari berbagai kalangan baik ulama, pejabat dan tokoh agamawan serta masyarakat menghadiri kenduri maulid nabi Muhammad SAW bertempat di dayah, Kamis, (7/2/2019).

“Alhamdulillah, kami berharap perayaan kenduri maulid nabi berlangsung lancar dan masyarakat dari berbagai kalangan juga hadir baik pimpinan dayah, Bale pengajian, ulama dan tokoh agamawan, aparatur pemerintah dan masyarakat lainnya telah diundang dan setidaknya yang belum sempat diundang karena lupa juga dapat menghadirinya, ini kenduri baginda Rasulullah, memuliakannya termasuk menghadirinya merupakan juga bagian meraih syafaatnya kelak nanti ” kata Abi Rusydi yang merupakan pimpinan dayah cabang dari dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga itu.

Dayah Irsyadul Ulum (DIU) Al-Aziziyah yang berdiri sejak beberapa tahun silam dipimpin Tgk. Rusydi Muhammad salah seorang ulama senior dan luas cakrawala pemikirannya yang aktif di dunia dakwah dan pendidikan itu merupakan alumni dayah MUDI juga sosok punggawa Tastafi dan Sirul Mubtadi Pidie Jaya.

“Peringatan maulid ini menjadi media ukhuwah dan silaturrahmi diantaranya sesama kita dan ini salah satu cara kita menghormati kelahiran Rasul adalah dengan mengamalkan nilai-nilai yang dibawanya, menebar kebaikan dan perbaikan ,” ungkap salah seorang tokoh agamawan muda Pidie Jaya itu.