Hina Abu Mudi, SADaR Minta Farhan Furaihan Minta Maaf

0
7092
Sekjend SADaR sedang Bertawassul di Makam Panglima AGAM/Doc Pribadi

Banda Aceh|LA – Penghinaan Ust. Farhan Furaihain kepada salah satu ulama Aceh Abu Syaikh H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) dalam video yang beredar dan viral di sosial media beberapa waktu lalu mendapat tanggapan keras dari Sentral Aktivis Dayah untuk Rakyat (SADaR) Aceh.

Dalam siaran pers nya yang diterima redaksi liputanaceh.com, SADaR Aceh meminta agar Farhan minta maaf secara terbuka kepada Abu Mudi dan para alumni serta rakyat Aceh yang telah lancang menghina Ketua PB.HUDA tersebut.

“Ini demi kebaikan Farhan, agar massa tidak terpancing emosinya. Lebih baik Farhan minta maaf secara terbuka,” ujar Haekal Afifa, Sekjen SADaR Aceh.

Iya juga menambahkan, beberapa kompenen massa Islam mulai membahas apa yang disampaikan oleh Farhan dalam Videonya tersebut.

“Para santri, alumni, dan beberapa ormas sedang membahas ujaran provokatif yang disampaikan Farhan, saya khawatir massa tidak tenang,” tambah Haekal.

Haekal juga meminta, agar Pemerintah Kota Banda Aceh menertibkan kembali para penceramah yang provokatif seperti Farhan.

“Pemko harus pro aktif, jangan tunggu di desak untuk menertibkan para Wahabi yang provokatif semacam ini. Mana komitmen Pemko terhadap Ahlussunnah,” tanya Haekal mempertegas.

Selama bulan Ramadhan, SADaR Aceh mengirim beberapa personelnya di masjid dalam kawasan kota Banda Aceh untuk memantau para dai yang provokatif dan memecah ummat.

“Potensi ini ada, jika tidak ditertibkan, biarkan kami para ormas Islam yang tertibkan,” tutup Haekal.

BAGIKAN

KOMENTAR