Hukum, Tata Cara dan Niat Shalat Idul Adha

0

Liputanaceh.com |  Dalam artikel ini, akan dibahas tentang niat dan tata cara shalat Idul Adha, lengkap dengan artinya.

Hari Raya Idul Adha 2020 akan segera tiba. Umat Islam di seluruh dunia biasanya melaksanakan salat Iduladha yang termasuk dalam salat sunnah muakkad dalam hukum Islam.

Lalu, bagaimanakah panduan tata cara sholat Idul Adha dan bacaan niat sholat Idul Adha beserta artinya yang benar, ya?

Namun sebelum membahas tata cara sholat Idul Adha dan niatnya, ketahui dulu hukum melaksanakan sholat Idul Adha dalam Islam seperti apa.

Hukum Sholat Idul Adha Bagi Setiap Muslim

hukum bacaan niat dan tata cara sholat Idul Adha Pelaksanaan sholat Idul Adha. Menurut pendapat yang lebih kuat, hukum sholat Idul Adha (sholat Ied) adalah sunnah muakkad bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.

Artinya, meskipun sholat Idul Adha bersifat sunnah, namun melaksanakannya sangat penting sehingga sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk tidak meninggalkannya.

Dalam hadits dari Ummu ‘Athiyah tentang sholat Idul Adha, dikatakan bahwa, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat Ied (Idul Fitri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat shalat.”

Selain itu, perintah untuk melaksanakan shalat Idul Adha juga dijelaskan dalam Surat Al Kautsar ayat 2, berbunyi:

“Fashollii li robbika wanhar.”

Artinya: “Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (an nahr) sebagai ibadah dan mendekatkan diri pada Allah.”

Catatan:

Apabila Hari Raya Idul Adha bertepatan jatuh pada hari Jumat, maka sholat Jumat menjadi gugur bagi orang yang telah sholat Ied. Dalam hal ini, hukum sholat Idul Adha menjadi fardhu kifayah.

Niat dan Tata Cara Sholat Idul Adha Lengkap

Tata cara sholat Idul Adha, waktu pelaksanaan, dan jumlah rakaat sama dengan sholat Idul Fitri. Namun yang membedakan yaitu bacaan niat sholat Idul Adha saja.

Bacaan niat salat Idul Adha beserta artinya:

“Ushalli sunnata li ‘Idil adha rak’ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi imam/makmum) karena Allah ta’ala.”

Setelah membaca niat, berikut ini tata cara sholat Idul Adha lengkap:

1. Takbiratul Ikhram

Sebagaimana sholat fardhu biasanya, takbiratul ikhram juga menjadi gerakan sholat pertama saat melaksanakan sholat Idul Adha.

2. Membaca takbir

sebanyak tujuh kali (pada rakaat pertama) dan lima kali (pada rakaat kedua). Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca kalimat tasbih, sebagai berikut:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah huwallahu akbar.”

Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.”

3. Membaca doa Iftitah

Setelah akhir takbir ketujuh (pada rakaat pertama) dan takbir kelima (pada rakaat kedua), bacalah doa Iftitah, sebagai berikut:

“Allahu Akbar kabiiraw walhamdu lilaahi katsiran wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin, Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiin, Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.”

Artinya: “Allah Maha Besar. Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri.”

4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Membaca surat pendek Apabila menjadi makmum, kamu cukup menyimak surat yang dibacakan oleh imam sholat.
6. Ruku’ dengan tuma’ninah.
7. Iktidal dengan tuma’ninah.
8. Sujud pertama dengan tuma’ninah.
9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
10. Sujud kedua dengan tuma’ninah.
11. Bangkit dari sujud dan membaca takbir pada rakaat kedua sebanyak lima kali. Di antara takbir membaca kalimat tasbih sama seperti rakaat pertama.
12. Membaca surat Al Fatihah
13. Membaca surat pendek. Apabila menjadi makmum, kamu cukup menyimak surat yang dibacakan oleh imam sholat.
14. Ruku’ dengan tuma’ninah.
15. Iktidal dengan tuma’ninah.
16. Sujud pertama dengan tuma’ninah.
17. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
18. Sujud kedua dengan tuma’ninah.
19. Duduk tasyahud dengan tuma’ninah.
20. Mengucapkan salam sambil menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
21. Mendengarkan khutbah dari imam (disunnahkan sampai selesai). Sebagaimana dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Aku saat ini akan berkhutbah. Siapa yang mau tetap duduk untuk mendengarkan khutbah, silahkan ia duduk. Siapa yang ingin pergi, silahkan ia pergi.” (Hadits Riwayat Abdullah Said)

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha biasanya dilaksanakan pada pagi hari, dimulai sekitar pukul setengah 8 pagi (ini berlaku di beberapa daerah di Indonesia).

Sementara itu, tempat pelaksanaan sholat Idul Adha disarankan di ruang terbuka, seperti tanah lapang, kecuali jika ada halangan seperti hujan.

Terkait tempat pelaksanaan sholat Ied, Abu Sa’id Al Khudri berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha menuju tanah lapang.”

Nah, itulah niat dan tata cara sholat Idul Adha lengkap yang perlu kamu ketahui. Untuk kamu yang merayakan Idul Adha, selamat berkumpul bersama keluarga, ya.

Semoga Hari Raya Qurban tahun ini menjadi ladang padahal untuk kita semua. Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, laa ilaaha ilallah huwallahuakbar, Allahu akbar walilaahilham.