Ibu Kandung Pergi Dengan Seorang Lelaki, Dinsos Aceh Timur Titip 4 Anak Yatim ke Panti

0
Saat lepas sambut ke empat anak yatim yang ditinggal ibu kandungnya Oleh Keuchik kepada Dinas Sosial Aceh Timur. (Foto/RY).

Aceh Timur | Liputanaceh.com – Ibu kandung dari Empat orang anak yatim yang sudah 12 hari  ditinggalkan di sebuah rumah kontrakan di Dusun Mawar, Gampong Paya Demam Lhee, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, pergi dengan seorang laki-laki (berinisial M) sejak hari Jumat 4 Oktober 2019, sekitar pukul 15:00 WIB, tanpa meninggalkan pesan apapun pada anak-anaknya juga para tetangga dan belum diketahui kemana perginya.

Hal tersebut disampaikan oleh Husna, pemilik kontrakan di Dusun Mawar, tempat dimana ke empat  anak yatim malang, yakni, Ruth Zalda Armelia (14), Abdul ghafar (11), Yasir arafah (5) dan Azzizi Rabbail Maulana (1,2), ditinggalkan oleh ibu kandung mereka.

Husna yang melihat ibu ke empat anak yatim tersebut pergi mengatakan, “Emang setiap harinya dia berpakian rapi, kami tidak curiga kalau dia pergi meninggalkan anak-anaknya,  karena emang udah tiap harinya kek gitu, maka kami ngak curiga lagi,” ucapnya kepada kepada Ketua Lembaga Acheh Future, Rabu (16/10/2019), dalam hal ini menjadi sumber informasi liputanaceh.com, sejak berita terkait ke empat anak yatim tersebut ditayangkan.

Baca juga: Di Aceh Timur: 4 Anak Yatim Ditinggal Ibu Kandung

Kabid Rehabsos Aceh Timur Iskandar. S.kom, yang turut hadir di rumah kontrakan tersebut  mengatakan, pihaknya datang untuk memastikan informasi yang disampaikan oleh lembaga Acheh Future tadi malam. “Saya langsung berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk datang kemari, setelah kami melihat dan berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan, akhirnya kami memutuskan untuk sementara waktu kami titip di panti asuhan  milik Dinsos Aceh Timur,” ucapnya

Lanjutnya Iskandar, sambil menunggu informasi tentang keberadaan orang tuanya dan juga menyangkut dengan administrasi kita harus berkoordinasi dulu dengan pihak terkait di Kabupaten Aceh Utara. “Karena asalnya keluarga ini bukan warga Aceh Timur,  namun kita tetap membantu karna ini menyangkut masalah sosial,” katanya.

Dari Gampong Paya Demam Lhee, Kecamatan Pante Bidari, Bersama Ketua Lembaga Acheh Future dan rombongan, kami langsung mengantar ke empat anak yatim tersebut menuju Yayasan Dayah Baitul Huda Al Aziziyah Gampong Paya Naden Kecamatan Madat Aceh Timur, “Untuk dititipkan sementara agar mendapatkan pendidikan juga kebutuhan lainnya,” ucap Iskandar.

Anggota DPRK Aceh Timur Muhammad Daud, akrab disapa Abi Pantee, yang ikut mendampingi TIM Kadinsos Aceh Timur mengatakan, ini bukan hanya menyangkut Warga Aceh Timur atau bukan, tapi ini menyangkut tentang kemanusiaan dan juga sosial kita bermasyarakat. “Dengan kejadian ini saya berharap agar pemerintah Gampong lebih ekstra lagi dalam melayani masyarakat begitupun mengenai administrasinya” ucapa Abi Pante.

Sambungnya lagi, apabila mereka pendatang mohon dipastikan kelengkapan administrasinya. “Apabila terjadi sesuatu kita tidak repot-repot lagi seperti hari ini,” katanya.

“Pesan Saya kepada semua, kita jangan hanya pandai melihat kesalahan orang lain, tapi cobalah kita bergandengan tangan untuk membantu meringankan beban saudara saudara kita, kita harus bekerja secara berjenjang, itu semua harus dimulai dari Gampong,” tegas Legeslator ini.

Razali Yusuf, Ketua lembaga Acheh Future, sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Sosial dan anggota DPRK Aceh Timur yang dengan sigap langsung turun menjemput anak-anak yatim malang ini. “Semoga dengan dititipkannya ke panti asuhan, mereka mendapatkan bantuan dan pendidikan yang layak,” ucap Razali Yusuf.

Dokumentasi lepas sambut 2. (Foto/RY).

Senada dengan Razali Yusuf, PJ Keuchik Gampong Paya Demam Lhee, Naimah (35) juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial Aceh Timur, Anggota DPRK dari dapil 4, Lembaga Acheh Future dan juga semua pihak yang sudah mau membantu meringankan beban anak yatim ini.

Naimah juga mengakui, bahwa keluarga anak yatim ini tinggal di Gampong yang dipimpinnya masih berstatus menumpang, karna belum ada surat pindah dari tempat tinggal sebelumnya,  selama ibu mereka pergi, tetanggalah yang memberi mereka makanan, agar anak-anak yatim malang ini tidak kelaparan. “Hari ini kami atas nama Pemerintah Gampong Paya Demam Lhee, Kecamatan Pante Bidari, sudah menyerahkan anak-anak ini kepada Dinsos Aceh Timur” tutupnya.

Tampak hadir dalam kegiatan lepas sambut anak yatim kepada pihak Dinsos Aceh Timur, Kapolsek Pantee Bidari Ipda Iskandar Wijaya didampingi anggotanya, Koramil Pantee Bidari diwakili Bhabinsa Serma Ismayadi, dan pihak Puskesmas Pantee Bidari.