IMKB  Peusijuk Jamaah Calon Haji

0

BANDA ACEH | LA – Keluarga Besar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) melaksanakan acara peusijuk jamaah calon haji tahun 1440 H/ 2019 M pada Jumat (12/7/2019) bertempat di aula asrama mahasiswa Bireuen di Gampong Tibang, Syiah Kuala Banda Aceh.

Kegiatan peusijuk jamaah calon haji sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan warga Bireuen yang tergabung dalam wadah paguyuban IMKB. Organisasi IMKB ini merupakan kumpulan warga Bireuen yang berdomisili di Banda Aceh dan sekitarnya.

Ketua IMKB, Darwati Agani dalam sambutannya mengatakan acara peusijuk ini dilakukan untuk semangat mempererat silaturahmi sesama warga Bireuen dan juga merupakan suatu pekerjaan yang sangat  mulia. “Peusijuk dilakukan dengan diikuti bacaan doa-doa dan tausiah,” ujar Darwati.

Darwati menambahkan kegiatan peusijuk ini sengaja digelar di sini agar lebih menghidupkan  asrama. Ke depan acara rutinitas IMKB kita maksimalkan  dilaksanakan di asrama dan  kita aktifkan sekretariat.

Dalam kesempatan itu juga Darwati menekankan akan memaksimalkan fungsi sosial dari paguyuban yang dipimpinnya. “Banyak warga dari Bireuen yang berobat di Banda Aceh perlu uluran bantuan, kita akan coba memaksimalkan,” ungkapnya.

Selanjutnya Darwati mengatakan semoga para jamaah calon haji warga IMKB yang berjumlah sebanyak 15 orang ini diberikan kesehatan dan menjadi haji mabrur serta selamat kembali ke tanah air setelah pelaksanaan haji nantinya.

Sementara itu yang mewakili jamaah calon haji, Dr Bahrum mengucapkan terima kasih kepada IMKB yang telah melaksanakan acara  peusijuk. “Ini merupakan tradisi memuliakan dan energi kebersamaan serta dimensi sosial yang tinggi,” ujarnya.

Acara peusijuk juga diisi tausiah oleh Tgk Tarmizi Daud, memaparkan mengenai hal-hal yang sering terjadi dalam pelaksanaan ibadah haji.

Tgk Tarmizi menegaskan ada tiga hal yang dilarang  pada waktu pelaksanaan ibadah haji di antaranya pertama, jangan berbicara dengan bahasa kotor, kedua, jangan berbuat curang, dan yang ketiga jangan berdebat.

Acara peusijuk juga disertai dengan pemberian bungong jaro untuk jamaah calon haji dan di akhiri dengan salam-salaman ucapan selamat dari para hadirin dan hadirat untuk jamaah calon haji.[rel]