Indonesia Bakal Punya One Map Policy, Apa Itu?

0
333

14-sofyan-djalil

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan satu peta atau one map policy. Peta besar ini akan menjadi acuan bagi seluruh kementerian dan lembaga di Indonesia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil menjelaskan, selama ini masing-masing kementerian dan lembaga peta yang berbeda. Sayangnya perbedaan peta yang ada di setiap kementerian membuat tumpang tindih kebijakan kerap terjadi.

“Perhutanan punya peta, perkebunan punya peta, transmigrasi punya peta, pemerintah daerah punya peta, peta-peta ini satu sama lain tidak konsisten,” papar dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (11/10/2015).

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah tengah membuat satu peta besar yang akan menjadi acuan semua kementerian dan lembaga. Dengan skala 1:50.000, semua peta kementerian dan lembaga akan disatukan.

“Peta kehutanan ditaruh di situ, baru kita ketahui perusahaan yang sudah dapat konsensi siapa saja, di mana saja lahan gambut, di mana saja daerah diizinkan perkebunan,” jelasnya.

Tidak hanya kehutanan dan perkebunan, peta pertambangan pun akan dimasukkan dalam peta besar itu. Nanti, kata Sofyan, akan terlihat daerah-daerah yang sudah mendapatkan izin pertambangan.

Peta besar ini juga bisa menunjukkan wilayah tersebut diperuntukkan untuk apa saja. Dengan begitu, akan terlihat lahan yang selama ini mendapat izin perkebunan namun juga mendapatkan izin pertambangan.

“Jangan-jangan peta yang sudah diberikan perkebunan ada pertambangan ada juga transmigrasi, jadi dengan ada one map policy akan lebih mudah kita tata,” tambah dia.

Sofyan bilang, peta besar ini akan menjadi acuan bagi kementerian dan lembaga ketika mengambil keputusan. Diharapkan dengan adanya peta ini tidak ada lagi kebijakan yang saling tumpang tindih.

“Sekarang kan banyak tumpang tindih, cuma sekarang enggak jadi masalah karena harga tambang jatuh, kalau harga tambang lagi tinggi jadi konflik itu antara izin tambang dengan izin perkebunan dengan kawasan hutan dan lain-lain,” tukasnya. (okezone.com)

BAGIKAN

KOMENTAR