Ini pasukan elite di Kodam Jaya yang dipimpin Mayor Agus Yudhoyono

0
360

Panglima Komando Daerah (Pangdam) Jaya Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo telah melantik pejabat-pejabat baru di lingkungan Kodam Jaya. Dari sejumlah nama, keberadaan Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono cukup menarik perhatian. Putra sulung mantan Presiden SBY ini didapuk menjadi Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning.

Promosi jabatan ini diberikan kepada Agus Yudhoyono tidak lama setelah kembali dari Amerika Serikat. Batalyon infanteri istimewa yang diperkuat dengan Panser Anoa. Batalyon ini merupakan pasukan elite di Kodam Jaya yang diperuntukkan menjalani perang kota.

Seperti apa Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning yang bakal dipimpin putra SBY ini?

Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning atau Yonif Mekanis 203/AK merupakan Batalyon Infanteri Mekanis di bawah Komando Brigif 1/Jaya Sakti, Kodam Jaya. Markasnya berkedudukan di Jl Gatot Subroto KM 6, Jatiuwung, Kota Tangerang.

Satuan infanteri ini kemudian dilengkapi Ranpur 6×6 jenis Pindad Anoa. Selain bertugas mengamankan ibu kota dari gangguan keamanan darat maupun udara, pasukan ini punya spesialisasi pertempuran jarak dekat (PJD) pertempuran kota, Pengamanan VVIP, Pengamanan Objek Vital. Dari seluruh Kodam di Indonesia, batalyon ini hanya terdapat di Kodam Jaya.

Yonif Mekanis 203/AK ini memiliki lima kompi di bawah komandonya, yakni Kompi Mekanis 1 yang merupakan pasukan pemukul, Kompi Mekanis 2 dengan kedudukan, tugas serta fungsi yang relatif sama, Kompi Mekanis 2 untuk mendukung pelaksanaan tugas kedua kompi di atas. Kemudian Kompi Mekanis 3, Kompi Markas dan Kompi Bantuan.

Ciri khas yang membedakan Yonifmek dengan Batalyon infanteri lain adalah soal kendaraan panser yang mereka gunakan. Setiap batalyon Yonifmek memiliki 45 sampai 53 unit panser Anoa 6×6. Biasanya pasukan infanteri hanya menumpang panser yang dioperasikan kavaleri Kostrad.

Dalam pertempuran, batalyon ini bertugas mendobrak pertahanan musuh yang tak bisa ditembus pasukan infanteri biasa. Panser akan membawa pasukan sedekat mungkin pada sasaran. Lalu tembakan senapan mesin panser akan menghancurkan kubu lawan. Baru setelah itu pasukan turun melakukan pertempuran.

Sumber : merdeka.com

BAGIKAN

KOMENTAR