Ini Penyebab Rossi Jatuh pada Kualifikasi di Valencia

0
456

046406300_1432012852-Valentino-Rossi-Wallpaper2

VALENCIA — Pebalap Valentino Rossi harus tersungkur ke gravel di tikungan delapan pada sesi kualifikasi di Valencia, Sabtu (7/11/2015). Kualifikasi tetap dilakukan The Doctor meskipun hasilnya tidak akan memengaruhi hukuman yang dijatuhkan akibat kejadian di Sepang.

Hasil kualifikasi yang diraih Rossi tidak terlalu bagus, terpaut 1,5 detik lebih lambat ketimbang pebalap tercepat Lorenzo yang akan start dari posisi terdepan. Boleh saja The Spaniard tertinggal 7 poin di belakang Rossi, tetapi The Doctor punya jeda 25 pebalap di depannya ketika memulai balapan nanti.

“Hari ini dimulai dengan baik karena pagi ini latihan sangat bagus. Saya cukup cepat, cukup kompetitif. Saya juga senang dengan setting motor. Pada (sesi Free Practice 4), kami mencoba modifikasi kecil. Sebenarnya tidak terlalu buruk karena akhirnya saya menduduki peringkat keempat, tetapi ternyata saya menderita cukup parah dari yang saya perkirakan karena temperatur (aspal) lebih tinggi. Saya punya lebih banyak masalah pada ban,” ucap Rossi, seperti dilansir Crash.net, Minggu (8/11/2015) dini hari.

Pada sesi pagi hari, Rossi mengaku latihan berjalan lancar. Namun, ketika matahari mulai naik, kondisi sirkuit mulai berubah.

“Pagi harinya terasa lebih mudah. Siangnya, saya mulai kehilangan grip dan mulai berusaha lebih. Jadi, kami memutuskan untuk ikut kualifikasi karena kami tidak ada tekanan untuk meraih waktu lap terbaik. Kami melakukan modifikasi lagi. Namun, sayangnya, hal itu tidak bekerja dengan baik, saya tidak suka,” kata pebalap berusia 36 tahun ini.

Tim memutuskan melanjutkan kualifikasi. “Kami akhirnya memutuskan untuk mencoba ban kedua dan kembali ke setting normal, lalu mencatatkan waktu lap bagus karena setelah sesi kedua, saya cukup cepat, tetapi kemudian saya melakukan kesalahan dan terjatuh. Namun, ini tidak mengubah apa-apa untuk besok karena saya akan memulai balapan dari belakang,” kata Rossi.

Rossi hanya bisa mengharapkan yang terbaik, meski harus memulai balapan dari belakang. Situasi apa pun masih bisa terjadi.

“Pastinya kami harap Jorge tidak duduk di posisi start terdepan. Pebalap Honda sangat kuat, tetapi Jorge jauh lebih cepat. Sangat sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di balapan nanti, di depan. Kami cuma bisa konsentrasi pada diri sendiri, dan mencoba meningkatkan setting (motor),” ucap Rossi. (kompas.com)

BAGIKAN

KOMENTAR