Ini Pesan Dosen Negeri Walisongo dalam Seminar Nasional di Kota Santri Samalanga

0

BIREUEN I LA– Semangat dan antusiasnya peserta yang menghadiri seminar nasional yang di laksanakan Fakultas Tarbiyah dengan tema: “Tantangan Lembaga Pendidikan Islam dan Lulusannya dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0″ pada hari Kamis 5 September 2019, pukul 14:00 Wib di aula kampus IAIA Samalanga.

Sosok dosen dan peneliti negeri Walisongo Dr. Zainal Arifin, M.Si berperawakan murah senyum dan berwibawa itu dalam syarahannya di hadapan seratusan lebih peserta seminar menyampaikan dalam kehidupan ini harus mampu membaca fenomena dan melahirkan sesuatu yang baru inovatif tanpa harus menghilangkan nilai lama dengan dibekali bermacam skil dan keahlian.

” Kedepan, lulusan lembaga pendidikan Islam, terutama MPI harus memiliki Intelligence Quotient, Emotional Quotient, Spiritual Quotient + Ma’rifah Quotient,” ulas
Sekretaris Prodi MPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.

Selanjutnya penulis ternama asal negeri bermotto “Amemayu Hayuning Bawana” itu dengan karya monumentalnya. berjudul “Tafsir Ayat-Ayat Manajemen” menambahkan tantangan Lulusan PAI dan MPI kedepan harus bersaing dengan HKI, Ushuluddin, Ma’had Aly, karena mereka juga bisa mejadi guru Agama di Sekolah seperti rekrutmen CPNS yang terjadi kemarin.

Sementara Dra. Nadlifah, M.Pd yang juga dosen PAUD UIN sunan Kalijaga itu dunia manajemen bukan hanya terfokus pada hal bersifat akademis dan ilmiah namun manajemen itu harus bisa dihadirkan dalam setiap waktu dan kesempatan termasuk rumah tangga.

“Selain manajemen pendidikan Islam, lulusan MPI juga harus pandai mengurus manajemen keluarga dalam rumah tangga,” paparnya yang disambut tepuk tangan meriah peserta seminar di lantai tiga itu.