Isu Akan Terjadi Bencana Alam Beredar di Media Sosial Mengatasnamakan Ulama, Ternyata?

0
6635

Liputanaceh.com | Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Aceh dihebohkan dengan beredarnya kabar terkait akan adanya bencana alam yang akan melanda sejumlah tempat pada 28 November 2017 mendatang.

Isu akan datangnya bencana alam itu bukan hanya mengatasnamakan para ilmuan dan peramal, termasuk juga sejumlah nama ulama terkenal di Aceh, salah satunya yaitu Abu Budi Lamno atau Abah Asnawi.

Dalam pesan berantai yang beredar di akun media sosial WhatsApp, bencana dahsyat akan datang pada 27-28 mengatasnamakan pimpinan dayah di Aceh itu. “Sahabat lon banbandum. Amanah dari ABU BUDI LAMNO (Aba Asnawi), pd tgl 27-28 akan datangnya bencana (BALA) lebih dahsyat drpd TSUNAMI tahun 2004 yg silam,” tertulis pada pesan tersebut.

Namun anehnya, dalam pesan yang beredar tersebut tidak menyebutkan secara pasti dimana bencana itu akan terjadi. “Tempatnya terjadi BENCANA, itu belum pasti apakah di tanah Rencong ini ataupun di negeri lain, yg pasti BENCANA itu akan ada,” klaim pesan misterius itu.

Pesan misterius itu pun mengungatkan kepada masyarakat yang berada di tepi laut dan gunung gar berhati-hati. “Yang tinggal di dekat LAUT dan GUNUNG berhati-hatilah, dan bagi pelaut/nelayan diharapkan pada tanggal itu tidak melakukan aktivitasnya,” tambahnya.

Khusus bagi masyarakat Aceh diharapkan berhati-hati dan tidak bersenang-senang jelang tanggal tersebut. “Bencana itu takdir Allah SWT, tapi kita selaku hamba-Nya harus antisipasi, berhati-hati,” sebutnya.

Di akhir pesan tertulis nama Abu Budi. “Begitulah kata Abu Budi Lamno (Aba Asnawi) kepada masyarakat Lamno,” tulisnya.

Namun berdasarkan keterangan yang diterima LIPUTANACEH.COM dari sumber yang paling dekat dengan Abu Budi Lamno, pesan tersebut ternyata hanyalan hoax yang mengatasnamakan dirinya. “Pesan itu tidak benar, saya sudah tanyakan langsung kepada Abu Budi Lamno, ternyata beliau tidak menjelaskan hal itu, itu hanyalah hoax yang mengatasnamakan beliau,” jelas sumber tersebut.

Dia pun meminta kepada masyarakat jangan terlalu percaya pada pesan berantai yang tidak jelas sumbernya darimana. “Semua kejadian di masa depan itu hanyalah Allah yang dapat mengetahuinya, karena semua itu merupakan bagian ghaib, dan hanyalah Allah sendiri yang tau,” tegasnya. (Hidayat Pulo Aceh)

BAGIKAN

KOMENTAR