Jaga Keamanan Itu Tanggung Jawab Bersama

0
20

KOTA SABANG|LA – Babinsa Koramil 02/Sukakarya dan Bhabinkamtibmas Polsek Sukakarya wilayah Gampong Kuta Ateuh Serka Syafrial dan Bripka Arief, mengajak para pemuda Gampong Kuta Ateuh untuk sama sama meningkatkan Keamanan dan Ketertiban melalui menghidupkan kembali Poskamling, pada Rabu (13/06/2018).

 Beragam kondisi instabilitas sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, tentunya akan berdampak pada meningkatnya rasa kekhawatiran masyarakat dalam beraktivitas, yang pada akhirnya akan bermuara pada menurunnya produktivitas masyarakat itu sendiri guna meningkatkan kualitas hidupnya.

Kebutuhan akan pentingnya terwujud stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum dalam hal ini TNI/Polri semata, akan tetapi bagi masyarakat itu sendiri, oleh karenanya yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana antara masyarakat dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertugas diwilayah dapat menjalin suatu hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil sehingga dapat mendukung lancarnya pembangunan di desa menuju masyarakat yang adil dan makmur, spiritual dan material.

Tanpa dukungan warga masyarakat adalah tindakan sia-sia, khususnya ditengah-tengah beragam keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Serka Syafrial mengatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat guna mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif, di antaranya Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta Para Pemuda secara aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait kondisi Kamtibmas yang terjadi di wilayahnya, diantaranya adalah Mengaktifkan kembali Poskamling guna mencegah kemungkinan terjadinya aksi-aksi kriminal, Mengaktifkan kembali gerakan Sadarkum pada semua tingkat kehidupan masyarak.

 Oleh karena itu Babinsa juga mengajak dan menghimbau kepada semua komponen masyarakat desa Jurang secara rutin menjalin kerjasama dan komunikasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna menginventarisir berbagai potensi gangguan yang dapat muncul sekaligus mencari solusinya,

“Apabila muncul ketidak sepahaman terhadap suatu kebijakan disalurkan melalui sarana yang tepat dengan melaksanakan musyawarah untuk mufakat, tidak dilakukan secara anarkis yang justru akan memunculkan permasalahan sosial yang baru dan tidak mudah terpancing dengan isu isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya tetapi berupaya meredam agar isu tersebut tidak meluas” imbuh Serka Syafrial.,’’()

 

BAGIKAN

KOMENTAR