Jamu Persita, Aminullah Minta Persiraja Kobarkan Semangat Juang Tinggi

0
Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM

BANDA ACEH | LA – Persiraja Banda Aceh akan menjamu Persita Tangerang, 19 Juli nanti di Stadion H Dimurthala Lampineung.

Laskar Cisadane—Julukan Persita—saat ini memimpin klasemen Liga 2 wilayah Barat dengan raihan 12 poin. Perolehan poin Persita sama dengan Persiraja, hanya saja tim asuhan Widodo C Putra unggul produktifitas gol.

Wali Kota Banda Aceh yang juga pembina Persiraja, Aminullah Usman meminta pemain Persiraja mengobarkan semangat juang tinggi saat menjamu pimpinan klasemen tersebut. Menurut Aminullah, seluruh squad Laskar Rencong harus benar-benar fokus saat menjamu Ade Jantra Cs.

“Persita tim kuat, Persiraja harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Kobarkan semangat juang tinggi, karena itu salah satu cara memetik poin atas mereka,” pinta sosok yang akrab disapa Bang Carlos, Selasa (16/7/2019) di Banda Aceh.

Kata Bang Carlos, kekuatan Persita telah ditunjukkan dalam beberapa pekan Liga 2 bergulir. Terakhir, Aldi Al Achya dkk sukses mempermalukan tuan rumah Sriwijaya 2-0 di Jakabaring, Palembang.

“Tidak cukup hanya mengandalkan teknik dan strategi saja, semangat juang pemain sangat dibutuhkan untuk pertandingan sebesar ini. Semua pemain harus tampil militan, apalagi kita akan bermain di depan publik sendiri,” Aminullah mengingatkan.

Sementara itu, Persiraja saat ini sudah kembali dari laga tandang di Ciamis. Usai merebut poin penuh di kandang PSGC, Assanur Rijal Tores dkk langsung melakukan persiapan guna menjamu Laskar Cisadane. The Orange Force menargetkan tiga poin. Kemenangan atas Persita dipastikan membawa Persiraja sebagai pemuncak klasemen.

Harap Penonton Tertib dan Tidak Lempar Botol ke Lapangan

Saat menjamu Persita 19 Juli nanti, Aminullah Usman juga meminta penonton di Lampineung dapat menjaga ketertiban dan tidak melakukan pelanggaran, seperti pelemparan botol ke lapangan.

“Saya harap penonton tidak melempar botol ke lapangan, mendukung Persiraja tidak harus dilakukan dengan cara seperti itu,” pinta Aminullah.

Menurut Aminullah, aksi pelemparan botol ke lapangan tidak dibenarkan dan akan membuat Persiraja kena sanksi.

“Penonton kita harus cerdas dan dewasa. Aksi lempar botol ke lapangan akan berakibat merugikan tim kita, karena akan mendapatkan sanksi dari PSSI,” tambah Bang Carlos.

Aminullah mengingatkan, tim yang dijuluki Laskar Rencong itu pernah mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait pelemparan botol yang dilakukan oknum penonton saat Persiraja menjamu Persita September tahun lalu. Akibatnya, Persiraja dihukum denda sebesar Rp 22,5 juta.

“Tentunya kita tidak ingin pengalaman buruk itu terulang dan mengakibatkan Persiraja kembali merugi,” kenangnya.

Kata Aminullah, Persiraja saat ini belum memiliki sponsor. Sumber dana utama berasal dari penjualan tiket dan uang pribadi dari Presiden klub. Jika Persiraja kena denda maka akan menguras keuangan akibatnya tim kebanggaan masyarakat Aceh ini bisa kekurangan dana.

“Kita tahu Persiraja belum punya sponsor. Hasil penjualan tiket menjadi sumber utama menutupi kebutuhan klub. Kalau ada pelanggaran karena oknum penonton maka akan menguras lagi keuangan,” tambahnya.

“Kita bisa mencontoh penonton-penonton di Eropa, meski bangku stadion dekat dengan lapangan dan pemain tapi mereka bisa tertib dan tidak pernah melakukan pelanggaran yang merugikan timnya,” tutup Aminullah.