Jangan Jadikan Agama Islam Sebagai Mainan

0
75

BANDA ACEH.LA Komisi VII DPRA menolak terhadap calon kepala desa yang tidak bisa membaca AlQur’an apalagi adanya indikasi menjadikan Islam sebagai permainan sebagaimana dikatakan oleh H. MUSANNIF. SE. Wakil Ketua Komisi VII DPR Aceh pada liputanaceh.com Senin (11/09/2017)

Menurutnya,jika tidak ada halangan Selasa atau Rabu tanggal 12/9/2017 kami anggota Komisi VII akan dikirim ke Singkil untuk mendapatkan informasi yang akurat Jika perlu berjumpa langsung dengan camat dan tokoh-tokoh masyarakat di kecamatan Gunung meriah Kabupaten Singkil serta akan mengadakan pertemuan dengan DPRK Kabupaten imbuhnya.

Intinya saya kecewa di saat mau di terapkan Syariat Islam di Aceh secara Kaffah, ada oknum-oknum tertentu yang ingin mendapatkan kepentingan Dunia dan dia mau menjadikan Syariat Islam ini sebagai mainan.

Oleh karena itu tidak bisa terjadi sedemikian rupa, bahkan ini bisa terjadi konflik SARA karena si pelaku menjadikan agama sebagai bahan olok-olok sambung Musannif.

Saudara JINAL ini sudah menjadikan agama tersebut sebagai kepentingan pribadinya. Jadi kami berharap kepada penegak hukum seharusnya tegas kepada pelaku yang sudah menjadikan agama Islam sebagai mainan. Serta jelas  merupakan penghinaan dan pelecehan terhadap Islam jika dilaporkan secara pidana bisa juga dilakukan tetapi kami akan berkonsultasi dengan staff ahli terlebih dahulu, katanya.

Pesan kepada masyarakat muslim yang ada di Aceh Singkil dan di perbatasan Aceh serta di Kabupaten lainnya, bahwa Masyarakat juga agar tidak terpancing dengan hal-hal yang seperti ini,

Disamping itu dari pemerintah daerah dan provinsi harus bertindak,  dan aparat keamanan juga senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Saya berharap masyarakat jangan bereaksi apapun Sampai pemerintah mengambil sikap dalam permasalahan ini, tutup Musannif,’’()

 

BAGIKAN

KOMENTAR