Jokowi-Ma’ruf Menang Pilpres, Pengusaha Beri Ucapan Selamat

0
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/IORA Summit 2017/Rosa Panggabean).

LIPUTANACEH.COM– Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin dalam rekapitulasi suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut kalangan pengusaha, kemenangan ini sesuai harapan dunia usaha.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani bahkan mengaku telah mengucapkan selamat kepada Jokowi melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Ucapan tak langsung itu karena Hariyadi mengaku masih berada di luar negeri.

“Belum secara langsung. Kalau lewat WA sudah,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/5).

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) juga turut menyampaikan ucapan selamat atas hasil rekapitulasi KPU yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani menjelaskan anggota Kadin akan mengucapkan selamat secara langsung dalam gelaran buka puasa bersama pada Jumat (24/5) nanti.

“Jadi, tiap anggota ada kesempatan masing-masing memberikan selamat,” imbuh dia.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S Lukman menyatakan selamat, sekaligus menyampaikan pengumuman KPU sesuai dengan harapannya. “Kalau sampaikan selamat secara pribadi itu rahasia,” tuturnya.

Yang pasti, ia berharap kemenangan Jokowi-Ma’ruf bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, konektivitas Indonesia bisa terlaksana dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

“Dengan konektivitas ini kan bagi kami pengusaha makanan dan minuman (mamin) bisa membuat beban logistik menjadi lebih murah karena distribusi lebih lancar,” papar Adhi.

Selain itu, ia meminta Jokowi mengerek konsumsi masyarakat agar kinerja industri mamin semakin positif. Apalagi, konsumsi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi.

“Jadi, mungkin bisa lebih dari sekarang yang masih sekitar 5 persen,” terang dia.

Ia menargetkan penjualan industri mamin tumbuh 9 persen pada tahun ini. Ia optimistis pertumbuhannya pada 2020 mendatang bisa dua digit sejalan dengan berlanjutnya kepemimpinan Jokowi.

“Mungkin tahun pertama periode kedua Jokowi masih satu digit, tahun kedua lah dua digit,” pungkasnya. |CNN Indonesia